Edisi 14-02-2018
Dominasi Animal Print di NYFW


NEW York Fashion Week (NYFW) Fall/Winter 2018 telah dimulai. Berbeda dengan tampilan busana musim dingin yang didominasi warna gelap pada pekan mode kali ini banyak desainer yang menggunakan motif cetak binatang dan warna-warna mencolok.

Gelaran mode NYFW ini terselenggara pada 8-16 Februari berlanjut ke Kota London selama empat hari. Kemudian ke Kota Milan hingga tanggal 27 dan ditutup oleh Kota Paris dalam sepekan. Dari sekian banyak desainer yang tampil memamerkan kreativitasnya, koleksi Victoria Beckam paling menarik perhatian. Istri dari David Beckham ini menampilkan wol torso rendah plus ritsleting belakang yang panjang dengan silet jam pasir yang elegan. “Banyak pelanggan saya masih menginginkan siluet ini sehingga ini soal menemukan cara baru melakukannya,” tutur ibu empat anak ini, dilansir vogue.com .

Nuansa warna marun seperti merah marun, biru marun, dan hijau marun mendominasi koleksinya kali ini. Mantel chenille jacquard motif leopard cukup mencuri perhatian. Menurut Victoria, tampilan ini terinspirasi dari kain pelapis yang ditemukan sebuah pabrik di Venice. “Saya tidak menggunakan bulu. Ini bulu versi saya. Saya tidak pernah memiliki motif leopard dalam koleksi saya sebelumnya, tapi saat kami memiliki ini tergantung di studio, saya sangat menyadari bagaimana perempuan nyaman berada di dalamnya,” ujar Victoria. Motif cetak binatang juga ditampilkan oleh Tom Ford, tapi dengan sentuhan lebih berkilap, mewah, sekaligus eksentrik.

Dalam koleksinya kali ini, dia mengusung gaya busana era í80-an, misalnya jas metalik yang berkilauan dengan berbagai warna, seperti pink , kuning, merah, hijau. Meski mengulang kembali gaya busana klasik í80-an, Tom memberi sentuhan kontemporer di beberapa bagian, misalnya pada detail dan aksesori seperti kacamata hitam dan sepatu yang modern. Hal ini sukses menjadi perbincangan di media sosial maupun pada pekan mode NYFW. Motif cetak binatang menjadi fokus tema tampilan yang diusung Marvel Studios dengan beberapa desainer.

Para desainer seperti Sophie Theallet, Chromat, Cushnie et Ochs, Tome, Fear of God, Ikire Jones, LaQuan Smith menginterpretasikan tema dan karakter film Black Panther ke dalam potongan busana yang colorfull . Wale Oyejide, Direktur Kreatif Ikire Jones, yang desainnya ditampilkan dalam film tersebut mengatakan bahwa koleksinya merupakan bentuk perpaduan dan perkawinan budaya. “Koleksi ini berakar pada estetika Afrika, yang memiliki siluet Eropa, syal sutra buatan Italia yang mewakili budaya Afrika dan Eropa. Itu menunjukkan bahwa kita lebih baik bersama,” ujar Oyejide.

Kesan eksentrik tapi mengarah ke gaya futuristik ditampilkan di peragaan busana Jeremy Scott. Model papan atas Gigi Hadid sukses menampilkan busana unik. Dengan mengenakan wig pendek berwarna pink , kakak Bella Hadid ini mengenakan atasan berwarna pink yang dipadukan celana berbahan metalik, lengkap dengan pemakaian stocking pink. Selanjutnya kekasih Zayn Malik ini mengenakan setelan busana berlengan panjang bermotif tribal . Aksen pom pom fur berwarna-warni di setiap bagiannya membuat busana ini semakin unik. “Sepatu berupa thigh-high skyscraper moon boots melengkapi tampilan ini,” ujar Jeremy Scott.

Berbeda dengan Jeremy Scott yang menampilkan banyak warna tapi dengan kesan futuristik, Proenza Schouler menampilkan koleksi busana American hippies . Label asal New York ini memberi sentuhan warna tanah dan beberapa elemen jingga dan kuning. Adapun, Narciso Rodriguez menampilkan 17 busananya yang berpotongan asimetris. Kombinasi palet hitam dan warna terang seperti fuschia , jingga, merah jambu, dan hijau membuat koleksi ini tidak terlihat membosankan.

Dwi nur ratnaningsih