Edisi 14-02-2018
Jombang Darurat Kekerasan Seksual Anak


JOMBANG– Kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang guru di SMPN 6 Jombang, Jawa Timur terhadap 27 siswinya bukanlah kasus pertama kekerasan seksual yang terjadi di sekolah.

Sepanjang 2017 kekerasan sek sual yang terjadi secara mas - sal di sekolah kerap terjadi. Banyak kasus kekerasan sek - sual yang dilakukan tenaga pen - didik ini mendapat perhatian serius dari kalangan aktivis pe - rempuan dan anak. Mereka bah kan menilai sejak lama Ka - bupaten Jombang layak diberi - kan status darurat kekerasan seksual terhadap anak.

Belum ada langkah konkret dari pe me - rintah daerah terhadap ma sa - lah ini berujung berulangnya ke jadian yang sama. Padahal, Ka bupaten Jombang menyan - dang gelar sebagai Kota Layak Anak (KLA). Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LP2A) Jombang Mohamad Sholahuddin mengatakan, sepanjang 2017 kasus kekerasan seksual yang dialami siswa di sekolah terjadi berulang kali.

Dalam ca - tatannya telah terjadi kekerasan seksual secara massal di tu ju - an lembaga pendidikan. Ketua Komisi D DPRD Jom - bang Muhammad Syarif Hida - yatullah menegaskan, kasus pelecehan seksual di SMPN 6 Jombang telah mencoreng du - nia pendidikan dan Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri. ”Kita akan panggil Dinas Pen - didikan,” terang Syarif.

tritus julan