Edisi 15-02-2018
Wanita di China Masuk Mesin Sinar X


SEORANG perempuan di China membuat heboh para petugas saat dia masuk dalam mesin sinar X saat pemeriksaan keamanan di stasiun kereta di Dongguan, Provinsi Guangdong, China.

”Para petugas keamanan sa - ngat kaget saat mereka melihat gam bar orang muncul di layar me sin sinar X pada Minggu (11/ 2),” ungkap laporan Pear Video. Ternyata gambar orang itu ada lah seorang perempuan yang khawatir kehilangan uang nya di dalam tas tangan.

Ka rena khawatir uangnya hi - lang, perempuan itu pun nekat naik ke dalam mesin sinar X ber - sama tasnya tersebut saat pe tu - gas meminta agar tas itu di ma - suk kan mesin sinar X. Video menunjukkan pe rem - pu an itu muncul dari mesin si - nar X dan turun dari sabuk ber ja - lan.

Dua gambar di layar mesin si n ar X menunjukkan per em pu - an itu dalam posisi merangkak di antara tas-tas di sabuk berjalan. ”Pegawai di stasiun kereta itu pun memperingatkan pub - lik agar tidak naik ke dalam me - sin sinar X karena radiasi mesin ber bahaya bagi manusia,” ung - kap laporan Pear Video.

Kejadian ini pun menjadi vi - ral di Negeri Panda tersebut. Vi - d eo dari Pear Video juga di tam - pil kan di halaman Facebook su - rat kabar People’s Daily, dan ba - nyak di-share oleh netizen. Insiden ini terjadi saat China meng alami masa puncak mudik u n tuk menyambut Tahun Baru Im lek.

Banyak pekerja migran Chi na yang membawa pen da - pat an tahunan mereka ke kam - pung halaman saat liburan Ta - hun Baru Imlek. Masa liburan ini pun menjadi saat paling s i buk di berbagai mode transportasi.

Selama periode liburan ini ada ratusan juta pekerja migran yang mudik dari kota ke kam - pung halaman. Ini pun menjadi mu dik terbesar di dunia, me - nga lahkan negara-negara lain. Tahun Baru Imlek dimulai pa da 15 Februari tahun ini. Mo - men ini merupakan liburan p a - ling penting di China.

Keluarga dan pemudik biasa menyalakan kem bang api selama beberapa ma lam. Menyalakan kembang api diyakini dapat mengusir roh j a hat dan membawa ke be r un - tungan sepanjang tahun.

muh shamil