Edisi 15-02-2018
Global Student Entrepreneur Awards Umumkan Finalis Terbaik


GLOBAL Student Entrepreneur Awards (GSEA) mengumumkan finalis terbaik yang akan mewakili Indonesia di pentas internasional di Toronto, Kanada, pada April mendatang.

Finalis terbaik ini merupakan hasil seleksi dari tujuh calon pengusaha muda. Coordinator Entrepeneur’s Organization (EO) GSEA perwakilan Indonesia, William Henley, menjelaskan, GSEA merupakan kompetisi global bagi wirausaha mahasiswa yang menjalankan bisnis secara aktif. “Finalis terpilih dari Indonesia ini nantinya bersaing dengan 2.000 lebih peserta dari 56 negara di GSEA yang akan diselenggarakan pada April 2018 di Toronto, Kanada,” katanya dalam pengumuman pemenang GSEA di Jakarta, Senin (12/2). William menuturkan bahwa kompetisi ini diberikan kepada mahasiswa yang berwirausaha atau membangun bisnis sambil meneruskan pendidikannya.

Perusahaan atau bisnis yang dimilikinya harus sudah beroperasi selama minimal enam bulan saat mengikuti kompetisi ini. “Kita melalui proses yang cukup selektif dari sekian banyak mahasiswa di Indonesia dan akhirnya terdapat tujuh finalis ini,” ujarnya. Kriteria lainnya, kontestan harus masih terdaftar sebagai mahasiswa program sarjana/pascasarjana tahun akademik 2017–2018 dari universitas di Indonesia dengan maksimal usia 35 tahun. “Perusahaan atau bisnis milik peserta harus sudah menghasilkan keuntungan minimal USD500 atau telah menerima investasi sebesar minimal USD1.000 saat aplikasi untuk kompetisi ini diajukan,” ucapnya.

Adapun yang terpilih sebagi pemenang adalah Andi Hilmy Mutawakkil yang mendirikan perusahaan berbasis pengolahan minyak jelantah, Genoil. “Awalnya kami mendirikan ini pada 2011 saat krisis bahan bakar minyak. Kami merasa perlu melakukan upaya, mencari solusi mencari energi alternatif. Sampai saat ini Genoil telah membantu para nelayan di Makassar untuk dipakai sebagi bahan bakar,” papar Andi. William menambahkan, para pemenang akan mendapatkan pendampingan agar bisnis mereka rintis bisa meningkat lagi. Pemenang pun akan ikut kompetisi regional dan global. “Untuk membekali mereka agar lebih siap mengikuti proses kompetisi, bisa bermanfaat untuk bisnis mereka masing-masing, akan berdampak positif jika mereka banyak belajar,” paparnya.

Sementara itu, tim juri seleksi berasal dari sosok entrepreneurberkompetensi tinggi. Enam juri pada gelaran GSEA 2018 ini adalah Stephen Budiman, Yudha Kartohadiprodjo, Angeline Lee, Fadhlanti Sharief, Diah Martha Budiningsih, dan Mariko Asmara Yoshihara. “Dari tujuh finalis tahun ini, mereka adalah pebisnis muda yang tidak saja peduli pada produk, tetapi mempunyai keunikan dalam menjual produk mereka. Bahkan, salah satu dari mereka menjadi social media influenceryang di-follow35.7k followersdi Instagram,” ucap William.

Dia juga akan terus mendukung wirausaha yang membutuhkan bimbingan, pengakuan, dan koneksi yang sangat dibutuhkan untuk membawa bisnis mereka ke tingkat kesuksesan berikutnya.

Iman firmansyah