Edisi 15-02-2018
Mobil Terbang Liberty Debut di Jenewa


PROYEKmobil terbang banyak bermunculan. Mulai Terrafugia hingga Samson Sky sudah merilis mobil-mobil terbang buatan mereka.

Hanya, belum ada satu pun mobil terbang yang benar-benar diproduksi dan dijual kepada masyarakat umum. Semuanya akan berubah ketika Geneva Motor Show 2018 digelar dalam waktu dekat ini. Perusahaan PAL-V berencana merilis mobil terbang mereka, PAL-V Liberty, untuk pertama kalinya di ajang automotif tersebut. Tidak main-main, PAL-V mengatakan, mobil tersebut bukan hanya dipamerkan, melainkan juga langsung dijual kepada masyarakat.

Rencananya mobil terbang itu dijual mulai USD399.000 atau sekitar Rp5,3 miliar. Liberty mengatakan, mobil terbang tersebut setelah dipesan baru akan sampai ke pemiliknya pada 2019. Tidak semba - rang orang bisa memiliki mobil ini karena yang diizinkan memesan hanyalah orang yang memiliki surat izin mengemudi dan surat izin menerbangkan pesawat. Diketahui, PAL-V Liberty merupakan kendaraan roda tiga yang bisa diubah menjadi gyrolane/gyrocopter dalam waktu sekitar 5-10 menit. Motor terbang ini menggunakan dua mesin pesawat Rotax dan dirancang untuk memenuhi spe - sifikasi kendaraan dan pesawat terbang di Eropa maupun Amerika Serikat (AS). Bobot mobil ini tercatat 640 kg.

Saat hendak mengudara, Pal-V meregangkan baling-baling dan mesin terpisah untuk memberikan daya dorongnya. Mobil terbang ini butuh landasan pacu khusus dengan jarak tidak terlalu panjang, yaitu 182 meter. Menggunakan mesin empat silinder, kendaraan ini di darat memiliki 100 tenaga kuda (Hp) dan tenaga di udara sebesar 200 tenaga kuda. Mobil ini diklaim bisa terbang sejauh 399 km. Jika ditumpangi satu orang, jarak tempuh bisa lebih jauh, yaitu 499 km, dengan kecepatan 180 km/jam. Dengan kapasitas tangki 27 galon (102 liter), Liberty bisa terbang di ketinggian sekitar 4.000 kaki (1.229 meter).

Wahyu sibarani