Edisi 15-02-2018
Pengguna Mobil Mewah Sama dengan Mobil Lain


PEMILIK mobil mewah dengan harga kendaraan miliaran rupiah kerap dianggap memiliki sikap arogan di jalan raya.

Di antaranya, konvoi yang membatasi akses pengguna jalan dan bersikap ugalugalan saat berkendara. Hal ini ditepis artis sekaligus pembawa acara, Raffi Ahmad. Dia mengatakan, pengguna mobil mewah sama seperti pengguna mobil lainnya. Dia mengklaim, pengguna mobil mewah juga menaati peraturan lalu lintas. “Kami mau nunjukin kalau mobil-mobil (mewah) yang seperti ini tuh tidak arogan. Kami juga menaati aturan,” kata Raffi di Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Sabtu (10/2). Dia juga mengklaim bahwa pemilik mobil mewah sama seperti pengguna mobil lainnya, yaitu melengkapi mobil dengan suratsurat resmi alias bukan mobil bodong.

“Untuk STNK lengkaplah, bukan arogan atau bagaimana, sama saja dengan pengendara yang lain,” ucapnya. Dalam kesempatan yang sama, pengacara kondang yang hobi mengoleksi mobil mewah, Hotman Paris Hutapea, meminta agar pemilik mobil mewah tidak dimusuhi di jalan. Dia mengatakan, penerimaan pajak juga bersumber dari tingginya pajak kendaraan mewah. “Pemilik mobil mewah jangan dimusuhin karena negara untung banget kalau beli mobil. Bayangin kalau mobil dibawa dari luar negeri, pajak masuk hampir 200%. Bayangin negara untung berapa?” ujar Hotman. Seharusnya, kata dia, negara mempermudah masyarakat yang ingin membeli mobil mewah.

“STNK saja Rp150 juta. Justru orang yang bekerja keras bisa beli mobil mewah harusnya mereka harus direstui dong, kan menguntungkan negara. Tanpa pajak kan rakyat nggak bisa makan,” tutur dia.

(wahyu sibarani)