Edisi 15-02-2018
Yang Beda 180 Derajat dari Marvel


PADA akhir Januari lalu, Black Panthermenorehkan rekor baru sebagai film dengan penjualan pre-salesterbanyak dalam sejarah film pahlawan super.

Nantinya atau mungkin sudah, film ke-18 dari Marvel Cinematic Universe (MCU) ini akan tercatat sebagai film pertama yang paling berani melakukan gebrakan dalam sejarah film pahlawan super. Betapa tidak, selain menjadikan karakter berkulit hitam sebagai superhero, 95% pemain dalam film ini juga berkulit hitam. Yang luar biasa, begitu banyak karakter perempuan di sini yang hadir bukan sebatas pemanis, melainkan malah menjadi unsur terkuat Black Panther.

Mana coba film-film di MCU yang menjadikan karakter perempuannya sekuat karakter jagoannya sehingga tidak perlu diselamatkan? Lepas muncul di Civil War, Black Panther/T’Challa (Chadwick Boseman) kembali ke Wakanda, sebuah negara di Afrika yang dikenal dunia sebagai negara miskin, padahal sesungguhnya gemahripah loh jinawi. Ini berkat bongkahan meteor yang jatuh di wilayah Wakanda pada masa lampau, yang akhirnya melahirkan vibranium yang disebut sebagai logam terkuat dan terunik. Dengan unsur inilah, Wakanda membangun peradabannya dan tumbuh sebagai negara dengan teknologi tertinggi, termasuk membuat T’Challa memiliki kekuatan super.

Namun, ibarat Batman tanpa Albert, Raja T’Challa nyaris tidak memiliki apaapa tanpa kecerdasan Shuri (Letitia Wright), adik perempuannya yang menjadi otak tiap peralatan canggih yang digunakan T’Challa. Belum lagi, pasukan keamanan Wakanda seluruhnya perempuan, dipimpin Jenderal Okoye (Danai Okoye) yang sangat tangguh. Namun, alpha female-nya adalah Nakia (Lupita Nyong’o), mantan pacar T’Challa yang menjadi mata-mata Wakanda.

Dengan dukungan tim kuat ini, T’Challa harus menangkap Ulysses Klaue (Andy Serkis) yang membunuh ayahnya. Yang menarik, Ulysses dibantu pria kulit hitam Killmonger (Michael B Jordan) yang punya sejarah masa lalu dengan Wakanda.

Herita endriana