Edisi 15-02-2018
Dukungan untuk Generasi Muda di SepakBola


NIVEAMen, merek perawatan kulit lakilaki, menggelar kompetisi Liga Nivea Men TopSkor U-16 2018 di Jakarta mulai 3 Februari 2018 hingga 6 Mei 2018.

Sebagai liga sepak bola U-16 pertama di Indonesia, kompetisi ini bertujuan mencari dan mempersiapkan generasi baru pemain sepak bola nasional yang sangat dibutuhkan Indonesia pada masa mendatang. Marketing Director PT Beiersdorf Indonesia Tomasz Schwarz menerangkan, liga sepak bola ini melibatkan lebih dari 500 siswa dari 20 Sekolah Sepak Bola (SSB) Se-Jabodetabek & Bandung yang telah lolos praseleksi. Kompetisi ini akan berlangsung selama empat bulan, berakhir pada babak final pada 6 Mei 2018. “ASAD 313 vs Big Star Babek dan Soccer One vs PCM FC sebagai empat tim SSB pertama yang mengawali masa kompetisi di lapangan Pertamina Simprug, Jakarta Selatan,” ujar Schwarz dalam rilis yang diterima KORAN SINDO.

Schwarz menerangkan, kompetisi dipastikan berlangsung ketat atas persaingan para bintang muda sepak bola Indonesia. Tercatat, 16 pemain tim nasional U-16 akan saling berlaga membela klubnya masing-masing. Para pemain tersebut di antaranya Ahluz Dzikri Fikri, Yadi Mulyadi, Hamsa Medari Lestaluhu, Muhammad Taolahu (AS’AD Purwakarta), M Yudha Ferbrian (Cibinong Poetra), Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi, dan Brylian Negietha Aldama. Ada pula Amanar Abdillah, Sutan Diego Armando Zico (Chelsea), Andre Oktaviansyah (Pelita Jaya), Rendy Juliansyah (ASIOP), Mochammad Supriadi (Bina Taruna), Fatah Aji Pratama (Soccer One), M Rizky Sudirman (Villa 2000), M Fajar Firdaus (Chandrabhaga), dan Resky Ardiansyah (Benteng Muda Indonesia Football Academy).

Kompetisi terbagi dalam dua grup, yakni 10 tim grup Top dan 10 tim grup Skor menggunakan format round-robbindua putaran. “Pada putaran pertama, setiap tim akan saling bertemu. Tetapi pada putaran kedua, seluruh tim akan terbagi menjadi empat grup yang masing-masing berisi 5 tim,” ujar Schwarz. Schwarz menerangkan, pihaknya sangat bangga berkolaborasi dengan TopSkormenggelar Liga U-16 pertama di Indonesia. Program ini merupakan kelanjutan kesuksesan dari turnamen Nivea Men TopSkor CUP U-16 2017, di mana tiga peserta berhasil dipilih PSSI menjadi bagian tim nasional U-16.

“Kami berharap liga ini dapat mempersiapkan generasi bintang muda berkualitas baik skala nasional dan internasional. Kami percaya bahwa persiapan adalah segalanya dan harus dimulai sedini mungkin mengembangkan bakat anak-anak muda Indonesia,” ujar Schwarz. Sementara itu, Yusuf Kurniawan, Direktur TopSkor Indonesia, mengatakan, Nivea Men dan TopSkormemiliki visi dan misi yang sama ingin meningkatkan kualitas generasi muda sepak bola Indonesia. Ajang ini adalah persiapan bagi para pemain muda meningkatkan level performa. “Melalui liga ini, mereka dapat mewujudkan cita-cita menjadi pemain profesional membela tim nasional Indonesia pada masa depan. Semua harus diawali persiapan matang sejak dini,” ujar Yusuf.

Dr Raden Isnanta MPd, Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga, menyambut hangat kegiatan pengembangan bakat-bakat pesepak bola muda Indonesia. Dia mengapresiasi Nivea Men dan TopSkoryang telah berinisiatif menggelar liga U-16. Seluruh pihak sejatinya memiliki tanggung jawab yang sama demi meningkatkan kualitas generasi muda yang siap menorehkan prestasi sepak bola Indonesia pada masa depan. “Semoga para peserta dapat menunjukkan segala kemampuannya. Terlebih, ajang ini akan dipantau langsung pelatih tim nasional U-16, Fakhri Husaini,” ujar Raden.

Adapun Gelandang AS’AD 313 Purwakarta, Muhammad Talaohu, menuturkan, Nivea Men TopSkor CUP U-16 2017 membuka jalannya menjadi bagian Timnas U-16. Dia pun sangat bersyukur dan bangga. Muhammad akan manfaatkan secara maksimal untuk menggali serta meningkatkan kemampuan bermain sepak bola. “Semoga dengan terpilihnya saya ini, dapat memotivasi rekan-rekan untuk lebih giat berlatih dan mengukir prestasi.” ujar Muhammad.

Schwarz menambahkan, bagi para pemain terbaik (man of the match) pada setiap pertandingan, Nivea Men memberikan hadiah khusus. Nivea Men juga memberikan kesempatan langka kepada lima pemain individual terbaik, terdiri atas penjaga gawang, bek, gelandang, striker, serta pencetak gol terbanyak untuk mendapat pelatihan singkat dari pelatih Real Madrid FC di Spanyol. “Lima pemain terbaik dari liga ini akan dipilih PSSI untuk mendapat pelatihan singkat dari pelatih Real Madrid FC di Spanyol,” tandas Schwarz.

Dwi nur ratnaningsih