Edisi 15-02-2018
100 Hektare Lahan di Riau Ludes Terbakar


PEKANBARU– Kebakaran hebat melanda lahandi Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Sedikitnya 100 hektare (ha) lahan kosong dan kebun sagu di Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, ludes dilalap si jago merah selama lima hari terakhir dan belum berhasil dipadamkan.

Kepala Bidang (Kabid) Ke da ru - ratan BPBD (Badan Penang gulangan Bencana Daerah) Pro - vinsi Riau Jim Gapur menga ta - kan saat ini tim dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat peduli terus ber - jibaku menjinakkan api. “Upaya pemadaman di Lukun terus di - lakukan.

Namun, sampai saat ini kebakaran belum teratasi,” kata Jim Gapur, Rabu (14/2). Sulitnya medan membuat tim kewalahan melakukan pe - madaman. Pihak pemadaman kebakaran meminta bantuan ke pemerintah provinsi untuk pe - nanggulangan kebakaran.

BPBD Riau sudah mengirimkan sejumlah peralatan pemadaman ke lokasi. Peralatan yang di ki - rim adalah pompa air dan se - lang. “Pompa selang yang kita kirim ukurannya panjang ka - rena daerahnya sulit dijangkau. Lima mesin sudah kita kirim ke sana,” ucapnya.

Dia men je las - kan bahwa kondisi lahan yang kering dan cuaca panas mem - buat api cepat menjalar. “Lahan kering dan sulit dijangkau membuat tim kesulitan,” tandasnya. Sementara itu, di Sumatera Selatan Komandan Korem 044/Gapo Kolonel (Inf) Kunto Arief Wibowo akan bersikap tegas bahkan hingga penem - bak an terhadap pelaku pem ba - karan hutan lahan (karhutla).

Sikap itu merujuk pada ins - truksi Presiden Joko Widodo pada rapat mengenai upaya pen cegahan karhutla beberapa waktu lalu dan meminta tidak ada kebakaran lagi terutama menjelang perhelatan Asian Games 2018.

Da menegaskan bahwa pi - hak nya akan mengambil lang - kah tegas hingga menembak pelaku pembakaran hutan jika tidak bisa dicegah secara baikbaik. “Karena kebakaran hutan di Sumsel tidak boleh lagi ter - jadi, apalagi menjelang pe nye - leng garaan Asian Games pada Agustus 2018 mendatang,” ka - ta nya, sebagaimana siaran pers yang dikirim.

Jajarannya sudah diinstruksikan hingga tingkat Koramil yang wilayahnya rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan agar selalu siaga selama 24 jam, mes - ki saat ini kondisi masih musim hujan. “Jangan main-main un - tuk masalah kebakaran hutan dan lahan. Jika kedapatan se - ngaja membakar, akan di tem - bak di tempat,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia me nga ta - kan, selama ini telah melakukan upaya-upaya lain, baik so sia li - sasi mengenai upaya agar ma - syarakat atau perusahaan tidak membuka lahannya dengan membakar. Selain itu, Korem 044/Gapo juga telah mem be ri - kan solusi dengan membuat inovasi melalui Bios 44.

Hingga saat ini sudah disebar puluhan ton ke beberapa wilayah di Sum - sel dan beberapa provinsi lain di Indonesia. Bios 44 digunakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan khususnya lahan gam but di wilayah Sumsel.

Kini telah berkembang dan dapat di - gunakan untuk meningkatkan produktivitas di sektor per ta ni - an, perikanan, maupun per ke - bun an serta dapat me netra li - sasi limbah dan menyuburkan lahan bekas tambang.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga meminta semua pihak berkomitmen penuh ter - hadap pencegahan karhutla me lalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Pro - vinsi Sumsel sejak 2015. Menurut Alex, Karhutla tahun 2015 lalu menjadi pe nga - laman penting bagi Provinsi Sumsel karena sekitar 736.000 hektare hutan dan lahan di Sumsel terbakar.

Beruntung di tahun 2016 dan 2017 Karhutla di Sumsel berhasil menurun drastis berkat komitmen ber - sama melalui Satgas Karhutla Provinsi Sumsel yang telah di - nyatakan sebagai Satgas Kar - hutla terbaik di Indonesia.

“Pencegahan karhutla tahun ini menjadi tantangan yang cukup berat karena ada dua agenda besar di Sumatera Se la - tan, yakni pilkada serentak dan Asian Games. Kita terus ber - komitmen tidak boleh ada kar - hutla lagi di Sumsel,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi ter - jadinya kebakaran, sejak Feb - ruari 2017 lalu sudah dibuat 658 posko lapangan pe ma dam - an darat dengan melibatkan 7.000 personel.

berli zulkanedi/ Sindonews