Edisi 15-02-2018
Aher Lantik 7 Pjs Bupati/Wali Kota


BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantiktu juhpejabateselonIIse bagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati/Wali Kota menggantikan kepala daerah yang maju di Pilkada Serentak 2018, kemarin.

Ketujuh pejabat eselon II ter - sebut adalah Kepala Biro Pe la - yan an Sosial Dady Iskandar yang dilantik sebagai Pjs Bupati Subang, Asisten Daerah II Mu - ha mad Solihin sebagai Pjs Wali Kota Bandung, Kepala Kesa tu - an Bangsa dan Politik (Kes bang - pol) Rudi Gandakusumah seba - gai Pjs Wali Kota Bekasi, dan Kepala Badan Koordinasi dan Pembangunan (BKPP) sebagai Pjs Bupati Ciamis.

Selain itu, Gubernur juga me lantik Asisten Daerah I Koes - mayadi Tatang Padmadinata sebagai Pjs Bupati Garut, Ke pa - la Dinas Perhubungan Dedi Tau fik Rohman sebagai Pjs Wali Kota Cirebon, dan Kepala Ba - dan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumarwan Hadisoem ar - to sebagai Pjs Bupati Sumedang.

”Jadi sekarang dikukuhkan, be sok (hari ini) mereka lang - sung bertugas di daerah ma - sing-masing karena 15 Febuari (2018), kepala daerah yang ikut pilkada sudah mulai cuti. Saya tidak mau ada kekosongan (pe - jabat) sehari pun agar pela yan - an pemerintah di kabupa ten/ kota tidak terhambat,” tegas Aher–sapaan akrab Guber nur– dalam pelantikan Pjs Bupa - ti/Wali Kota di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Ban - dung, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Aher menjelaskan, semua pejabat yang diberikan tugas sebagai Pjs bupati/wali kota ditunjuk oleh Gubernur dengan syarat pe jabat sudah setingkat eselon II. Setelah itu, diajukan kepada Men teri Dalam Negeri (Menda - gri) yang kemudian ditetapkan Mendagri.

Pjs ini ditetapkan mulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018 selama masa ka mpanye Pilkada Serentak 2018 ber - langsung. ”Ini ditetapkan menjadi pen - jabat sementara karena kepala daerahyangikutpilkadainiha nya cuti selama kampaye saja. Ar ti - nya, kepala daerah itu akan ke m - bali bertugas karena masa ja - batannya belumselesai,” jelasnya.

Akan tetapi, kata Aher, un - tuk Kota Bekasi, masa jabatan wali kotanya akan habis pada Maret 2018. Karenanya, pihak - nya akan menunjuk kembali pejabat Pemprov Jabar untuk menjadi Pjs Wali Kota Bekasi.

”Jadi, Maret nanti saya sebagai Gubernur akan me - nunjuk kem bali pejabat untuk mengisi ke kosongan kepala daerah. Na mun, berbeda de - ngan sekarang, untuk yang Be - kasi nanti itu Pjs-nya dilantik seperti bupati de finitif, namun tetap melalui pe ne tapan Mendagri,” katanya.

agung bakti sarasa