Edisi 15-02-2018
Bos Abu Tours Diduga Kabur


PALEMBANG- Persoalan biro perjalanan haji dan umrah Abu Tours dengan ribuan jamaah Sumatera Selatan (Sumsel) kian rumit.

Pimpinan serta kar ya - wan travel tersebut diketahui telah kabur usai gagal mem be - rangkatkan 1.660 jamaah calon umrah. “Indikasinya seluruh kar ya - wannya (Abu Tour) sudah kabur de nganmembawabarang-barang yang ada di kantornya.

Ada saksi yang melihat, jika para karyawan sudah membawa me ngeluarkan barang-barang me reka,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkar - nain Adine gara,kemarin. Zulkarnain menuturkan, saat ini pihaknya masih mela ku - kan penyelidikan terkait per - soal an tersebut.

Sejauh ini, Polda Sumsel sudah memeriksa sedikitnya 40 orang saksi. “Saksi yang kami periksa se - mua nya dari korban,” papar Zulkarnain. Setelah pemeriksaan saksi ini, lanjut Zulkarnain, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Palembang guna meminta izin untuk me - lakukan penggeledahan terha - dap kantor Abu Tours.

“Kami akan mencari bukti-bukti di sana (kantor Abu Tours) dan ingin mencari data terkait berapa banyak korbannya. Sam – pai sekarang belum ada dari pi hak Abu Tour diperiksa. Seiringwaktu berjalan pasti ada ter sangka dalam kasus ini,” sebutnya.

Zulkarnain juga mene gas kan akan melakukan pencekalan berpergian untuk pimpinan mau - pun karyawan Abu Tours saat proses pemeriksaannya nanti. Sehari sebelumnya jamaah melaporkan persoalan itu ke Polda Sumsel.

Edi Junaidi, pe la - por yang mewakili para jamaah mengatakan, pengaduan ini dilayangkan setelah jamaah me rasa tidak adanya jalan ke - luar dari kemelut gagalnya 1.160 jamaah gagal berangkat umrah.”Tidak ada kejelasan dari Abu Tours, makanya kami laporkan,” kata Edi.

sindonews