Edisi 13-03-2018
Terminal New Priok Tembus 1 Juta Kontainer


JAKARTA–New Priok Container Terminal 1 (NPCT1) mencatatkan akumulasi arus keluarmasuk (throughput ) peti kemas/kontainer hingga satu juta TEUs.

Jumlah tersebut didapat dalam waktu satu setengah tahun sejak dimulainya operasional terminal secara komersial pada Agustus 2016.Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo), Saptono R Irianto mengatakan, capaian satu juta TEUs di NPCT1 tidak lepas dari level of service yang diberikan pengelola sehingga dari sisi kecepatan angkut juga bisa dicapai dengan baik.

“Kecepatan ini bisa kita capai dengan baik karena kita memiliki fasilitas dan peralatan yang memadai sehingga berapa pun besar kapal yang sandar sudah bisa kita layani,” ujar dia seusai merayakan pencapaian satu juta TEUs kontainer di NPCT1 di Jakarta, kemarin. Saptono menyebutkan, rata-rata produktivitas NPCT1 dalam satu jam sudah bisa mengangkut kontainer hingga mendekati angka 30 kontainer. Layanan tersebut dinilai cepat karena ditunjang dengan fa silitas dan peralatan memadai. “Ke depan akan kami ting katkan lagi menjadi satu setengah juta TEUs dengan catatan produktivitas yang ada melalui level of service tetap dipertahankan,” ungkap dia.

Selain fasilitas dan peralatan yang memadai, pencapaian satu juta TEUs kontainer juga di dukung dari sisi infrastruktur, sistem informasi, dermaga, la pangan dan gate, serta sinkro nisasi proses pelayanan antara ter minal dengan instansi-instansi pemerintah lain, seperti Bea Cukai, Imigrasi, dan ka rantina maupun para pelaku usaha logistik dan pemilik barang. “Capaian luar biasa ini juga bisa tercapai berkat dukungan kolaborasi yang intensif dan pro fesional antara para sta keholder dengan Pelindo II. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja sama dan dukungannya kepada NPCT1 selama ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pe ngembangan New Priok, NPCT1 merupakan terminal peti ke mas pertama dalam pem ba ngunan fase 1 New Priok yang ter diri dari tiga terminal peti ke mas dan dua terminal produk. Pemba ngun an fase 2 Terminal New Priok akan dilaksanakan setelah pengoperasian fase 1 New Priok. Total akan ada tujuh terminal peti kemas dan dua terminal produk dengan area pendukung mencapai 411 hek tare. “Kami targetkan bisa selesai dalam waktu dua tahun ke depan untuk NCPT2 maupun NCPT3 yang bisa kami bangun bersamaan,” katanya. Di tempat sama, Direktur NPCT1 Supardjo meng ungkapkan, saat ini NPCT1 juga telah mampu memberikan pela yan - an operasional secara terus menerus tanpa henti selama lebih dari dua juta jam kerja.

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa saat ini kami telah mampu beroperasi secara terus me nerus atau selama lebih dari dua juta jam kerja tanpa kehilangan jam kerja akibat cedera,” katanya. Dia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan jumlah arus masuk dan keluar barang secara berkesinambungan dengan cara memperbaiki kualitas pelayanan penanganan peti kemas. “Upaya ini dalam mendukung peran Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pintu gerbang terminal peti kemas sehingga memberikan kontribusi terhadap per - kembangan perdagangan internasional dan di dalam negeri khususnya,” kata dia.

Ichsan amin