Edisi 13-03-2018
Budayakan Inovasi Pertamina Hemat Rp39,79 T


JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menggelar Annual Per tamina Quality (APQ) Awards 2017, sebagai wadah ap resiasi bagi kegiatan perbaikan dan kualitas kerja melalui inovasi yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.

Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik menga ta kan, budaya berbagi penge ta huan di Pertamina, yang dikembangkan selama delapan tahun ter - akhir, telah menu lar kan virus positif di lingkungan Per ta - mina. Hal ini terlihat dari me - ningkatnya keikutsertaan p - ekerja dalamAPQAwards2017. “Tahun ini APQ Awards me - ngusung tema Insan Mutu Ber - sinergi Mendukung Pe lak sanaan delapan Prioritas World Class Pertamina dalam Men ca - paiVisiPerusahaan,” kataMassa dalam jumpa pers nya di Jakarta kemarin. Se ba-nyak 3.051 ri sa - lah inovasi ber hasil diselesaikan sepanjang tahun 2017, di mana 140 con tinuous improvement program (CIP) atau Program Perbaik an Berkelanjutan lolos di ting kat korporat, yang diikuti unit bisnis, unit operasi, region, dananakperusahaanPertamina.

Massa menambahkan, secara berkelanjutan APQ Awards terus meng ha sil kan pen cip - taan nilai yang signi fi kan bagi perusahaan di mana dari tahun ke tahun meng ala mi pening - kat an. Pada 2016, penciptaan nilai tercatat Rp26 triliun, se - mentara pada 2017 mencapai Rp39,79 triliun. Menurut dia, pentingnya budaya berbagi pengetahuan di perusahaan energi yang ter - integrasi seperti Pertamina. Pengetahuan yang berbasis pada pengalaman di ling ku - ngan kerja merupakan aset per usahaan yang memiliki nilai penting dan harus dido - ku mentasikan serta dite rap - kan di unit bisnis lainnya.

“Sinergi ini terbukti mam pu menciptakan value creation dan aset pengetahuan sebagai competitive advantage per usahaan,” ujarnya. Di tengah di - namika bisnis migas yang sa - ngat menantang, kata Massa, para pekerja Pertamina di tun - tut untuk lebih kreatif dalam berinovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Untuk itu, Pertamina terus mendorong penyelesaian masalah pekerjaan dan ide inovasi dengan metode continuous improvement program yang berorientasi pada value creation atau penciptaan nilai tambah.

Heru febrianto