Edisi 13-03-2018
Kemenpar Targetkan 50 Penghargaan Internasional


JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memasang target untuk meraih 50 penghargaan internasional pada tahun ini.

Penghargaan tersebut diyakini mampu me ning - katkan daya saing pariwisata Indonesia di kancah inter nasional. Menteri Pariwisata (Me n - par) Arief Yahya mengatakan, dari target 50 penghargaan, hingga Maret 2018 telah diraih sekitar 21 awards, salah satunya pada ajang UNWTO Awards for Excellence and Innovation in Tourism. Sebagai pembanding, pada 2017 total penghargaan yang diraih 27 awards. A rtinya target 2018 dinaikkan hampir dua kali lipat. Menurut Menpar, ada 10 besar penghargaan ber - gengsi yang dibidik.

“Top 10 awards yang jadi fo - kus sasaran kita terutama yang di selenggarakan oleh lem bagalembaga resmi dunia, an tara lain United Nation-World Tourism Organization (UNWTO), The World Legacy Awards (WLA), Asean Tourism Association (ASEANTA),The World Travel & Tourism Council (WTTC), dan Travel Film Fest (TRAFF),” ujar - nya di sela-sela Rapat Koor di - nasi Menaikkan Posisi In do - nesia pada Kompetisi Pa ri - wisata Ting kat Internasional di Jakarta, ke marin. Perolehan penghargaan internasional merupakan me - dia promosi kepariwisataan yang baik untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.

Me nurut Menpar, kemenangan demi kemenangan itu juga akan me - ningkatkan daya saing pari wisata Indonesia. “Contohnya ka - lau kita memenangi award ter - kait budaya, maka skor pariwisata Indonesia untuk pilar culture resources tentu akan me - ningkat,” ujarnya. Indonesia terus mengalami perbaikan peringkat dalam Glo - bal Competitiveness Report yang dirilis World Economic Fo - rum (WEF), karena pada 2018 Indonesia meraih rangking 36 dari 137 negara atau naik lima peringkat dari posisi 41 pada tahun 2017. Selain itu, menurut laporan Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2017 yang juga dikeluarkan WEF, Indonesia menempati pe - ringkat ke-42 atau naik delapan peringkat dibanding peringkat 50 tahun 2015.

Terkait target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), Kemenpar tetap optimis target kunjungan 20 juta wis - man pada tahun 2019 akan tercapai. Namun, hal itu perlu di - du kung dengan strategi tepat, sa lah satunya dengan meningkatkan daya saing pariwisata. “Saya yakin pariwisata In do - nesia akan mampu bersaing, ditopang destinasi wisata dengan atraksi bagus-bagus, serta pro - mosi dan pemasaran yang kuat. Di sisi lain, kita masih lemah dalam aspek environmental sus - tainability dan infrastruktur. Ini perlu terus diperbaiki,” ujar nya.

Inda susanti