Edisi 13-03-2018
Juara di Jepang, Timnas Bidik Piala AFF


JAKARTA- Kabar gembira berembus dari Turnamen Jenesys di Jepang. Tim nasional Indonesia U-16 keluar sebagai juara setelah pada partai final menaklukkan Vietnam dengan skor tipis 1-0 di Lapangan Kirishima Yamazakura Miyazaki Prefectural Comprehensive Sports Park Pitch 1, kemarin.

Rendy Juliansyah yang tampil dari bangku cadangan menjadi pahlawan Garuda Asiasetelah sukses mengonversi penalti menjadi gol pada menit ke 64. Indonesia mendapat hadiah penalti setelah pemain Vietnam melakukan pelanggaran dalam pertandingan yang berjalan ketat tersebut. Tidak hanya itu, gelandang David Maulana juga menyabet gelar pemain terbaik turnamen yang diikuti 11 negara tersebut. Gelar ini menjadi modal positif bagi timnas U-16 yang tengah dalam persiapan menghadapi Piala AFF dan putaran final Piala Asia di Malaysia.

“Cukup membanggakan. Ini juga berkat dukungan dan doa masyarakat Indonesia. Tentu saja kerja keras para pemain selama pemusatan latihan sampai pertandingan di Jenesys. Mereka bermain tidak ada takutnya. Semua lawan dihadapi dengan gagah berani,” kata Pelatih Fakhri Husaini. Sepanjang turnamen, timnas memang tampil sangat meyakinkan. Pada laga penyisihan grup, anak-anak Merah Putih menghajar Filipina dengan skor telak 7-1. Performa serupa kembali diperlihatkan saat membantai Kamboja dengan skor 5-0. Di semifinal, skuad Garuda Asia juga tampil perkasa kendati harus menantang tuan rumah Jepang.

Rendy dkk mengandaskan ambisi tim Negeri Matahari Terbit sekaligus melaju ke final dengan kemenangan tipis 1-0. Kendati mampu membawa pulang gelar ke Tanah Air, Fakhri menyatakan evaluasi akan tetap dilakukan karena turnamen ini merupakan target antara menuju Piala AFF U-16 dan Piala Asia U-16. Mantan kapten timnas Indonesia itu berharap gelar juara di Jepang bisa mengangkat moral dan motivasi pemainnya. Hasil ini juga menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Indonesia di tingkat pembinaan usia muda. “Tentu target besar kita lolos ke Piala Dunia U-17 pada 2019 dengan syarat lolos ke semifinal Piala Asia U-16,” kata Fakhri.

Sementara itu, David yang terpilih sebagai pemain terbaik menyatakan gelar individu tersebut menjadi penyemangat untuk membawa timnas berprestasi di level internasional. Menurutnya, gelar tersebut tidak membuat dirinya puas. “Saya ingin meraih gelar juara bersama timnas U-16 saat Piala AFF dan Piala Asia nanti. Selain itu mengejar asa lolos Piala Dunia U-17 pada tahun 2019 mendatang,” ungkapnya. Pemain asal PPLP Medan ini memang layak mendapatkan penghargaan individu internasional perdana.

Dia mampu menunjukkan permainan terbaik sepanjang fase grup hingga final. Berposisi sebagai gelandang tengah, karakter permainannya keras, efektif, dan pantang menyerah. Hal ini semakin lengkap karena pemain bernomor punggung 6 itu memiliki umpan yang cukup akurat.

Abriandi