Edisi 13-03-2018
Kemenangan Mahal


BOURNEMOUTH –Tottenham Hotspur harus membayar mahal keberhasilan mengalahkan AFC Bournemouth 4-1 di Liga Primer, Minggu (11/3).

The Lilywhites meradang lantaran bomber andalannya, Harry Kane, cedera. Kane jadi starter saat meladeni Bournemouth di Vitality Stadium. Sayang, dia harus ditarik keluar pada menit ke-34 setelah berbenturan dengan penjaga gawang Asmir Begovic. Menurut pemeriksaan awal tim medis, penyerang bernomor 10 tersebut mengalami masalah engkel. Rasa cemas menyembul karena Kane terlihat mening gal - kan kandang Bournemouth dengan menggunakan kruk atau alat penyangga serta sepatu pelindung. Guna mengetahui seberapa parah cederanya, Spurs akan segera melakukan sejumlah pemeriksaan lanjutan.

Terkaparnya Kane membuat seluruh elemen klub cemas, terutama Pelatih Mauricio Pochettino. Dia mengatakan penyerang utamanya itu mengalami cedera yang hampir sama seperti pada 2016, yakni engkel kaki kanan. Ketika itu, Kane mulai menjalani perawatan mulai 19 Sep - tember hingga 7 November atau selama 49 hari. Itu mem buat bomber berusia 24 tahun tersebut terpaksa melewatkan 11 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi. Jika dirunut, Kane sudah lima kali dirawat selama 12 bulan ter - akhir.

“Kami berharap cedera Kane tidak serius. Kami masih harus menunggu laporan detailnya. Kami akan melakukan scanpada engkelnya,“ kata Pochettino, dilansir Daily Mail . Yang jelas cedera ini menyebabkan Kane diragukan tampil dalam waktu dekat. Ini bisa mengancam ambisi Spurs untuk meraih satu gelar bergengsi pada musim ini. Pasalnya, mereka akan berjumpa Swansea City di perempat final Piala FA, Sabtu (17/3). Piala FA jadi satu-satunya jalan bagi Spurs untuk meraih supremasi mengingat sudah gagal di Liga Champions dan Piala Liga (Carabao Cup).

Mereka juga hampir tidak mungkin lagi menjuarai Liga Primer lantaran tertinggal 17 angka dari Manchester City. Absennya Kane jelas suatu kerugian. Pasalnya, dia merupakan tumpuan di lini depan. Dari 39 per tan ding an di semua kompetisi, sosok berpostur 188 cm itu telah mengemas 35 gol. Bahkan, timnas Inggris ikut terkena getahnya. Maklum, The Three Lions akan beruji coba melawan Be lan da atau Italia pada bulan ini. Namun, terlepas ter ka parnya Kane, Pochettino senang dengan respons pasukannya. Meski ti dak diperkuat Kane selama lebih dari 56 menit, Spurs mampu mencetak gol dan meraih ke me nang a n yang jadi pengobat luka se telah dikalahkan Juventus 1-2.

Sempat ter ting gal lebih dulu akibat son tekan Junior Sta nislas (7), tim tamu bisa membalikkan keadaan. Spurs men cetak empat gol yang masing-masing disumbangkan Dele Alli (35), Son Heung-min (62, 87), dan Serge Aurier (90+1). Pesta warga London semakin lengkap karena pada per tan - dingan lainnya, Arsenal juga meraih angka penuh se te - lah melibas Watford 3-0. Selain jadi dua kemenangan berun tun di semua kompetisi, tiga poin di Emirates Stadium ini juga terasa spe sial bagi Pelatih Arsene Wenger. Itu menjadi kemenangan ke-700 Wenger di semua kompetisi selama menukangi klub London Utara tersebut.

Wenger mengaku puas karena The Gunners telah bangkit. Kontribusi Shkrodan Mustafi (8), Pierre Emerick- Aubameyang (59), dan Henrikh Mkhitaryan (77) menjaga kans Arsenal untuk merebut tiket Liga Champions. Hegemoni ini juga membuat Wenger kian percaya diri menatap laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa melawan AC Milan, Kamis (15/3). Apalagi, dengan modal kemenangan 2-0 saat tandang ke San Siro.

Alimansyah