Edisi 13-03-2018
Imigran Rusia yang Sukses di Hollywood


MILA Kunis merupakan sosok American dreamers yang kini sukses menjadi bintang film di Hollywood. Masa kecilnya yang merupakan imigran dari Rusia memotivasinya untuk menjadi bintang film terkenal hingga saat ini.

Perempuan yang bernama lengkap Milena Markovna Kunis ini lahir di Chernivtsi, Ukraina, Uni Soviet, pada 14 Agustus 1983. Pada 1980- an, Uni Soviet sedang chaos dan akhirnya pecah menjadi berbagai negara kecil. Para pemeluk agama Yahudi pun mendapatkan tekanan pada masa itu. Hal ini mendorong keluarga Kunis berimigrasi ke Amerika Serikat dan tinggal di Los Angeles. Keluarga Kunis memutuskan meninggalkan Uni Soviet karena melihat tidak ada masa depan di sana. Dengan berbekal uang USD250 (Rp3,4 juta), keluarga Kunis membangun kehidupan baru di Amerika Serikat.

“Hanya itu yang bisa kami bawa. Orang tua saya telah melepaskan pekerjaan dan gelar yang bagus, yang tidak dapat dipindahtangankan. Kami tiba di New York pada Rabu dan pada Jumat pagi saya dan saudara saya berada di sekolah di LA,” tutur Mila, dilansir dailymail.co.uk . Pada 1991, pada usia 7 tahun, Mila harus hidup menyesuaikan diri di Amerika Serikat. Ibunya, Elvira Kunis, seorang guru fisika yang mengelola apotek. Sementara ayahnya, Mark Kunis, adalah insinyur mesin yang bekerja sebagai sopir taksi. Kunis memiliki kakak laki-laki bernama Michael. “Orang tua saya memiliki pekerjaan yang menakjubkan. Saya sangat beruntung dan keluarga saya tidak miskin,” ujar Mila.

Pada hari keduanya di Los Angeles, Mila terdaftar di Rosewood Elementary School. Dia tidak mengetahui sepatah kata pun bahasa Inggris dan tidak paham budaya di Amerika Serikat. Dia pun belajar bahasa Inggris dengan menonton acara The Prize is Right . “Host acara itu, Bob Barker, sangat pandai berbahasa. Kosakata yang digunakan sangat kaya,” ujarnya. Mila kecil yang suka menonton televisi mulai tertarik pada akting. Ketika duduk di sekolah dasar, dia membujuk ayahnya agar bisa ikut kelas akting. “Selain memang suka akting, alasan lain adalah agar saya bisa bolos sekolah,” kata Mila.

Mark dan Elvira Kunis mendaftarkan Mila dalam sebuah program akting anakanak di Beverly Hills Studio. Di sana dia bertemu Susan Curtis, seorang manajer bakat. Susan mengambil kendali karier Kunis dan segera mengajukan aktris muda itu dalam sejumlah iklan dan peran-peran kecil di televisi. Pada usia 9 tahun, Mila pernah tampil di serial Baywatch menjadi gadis cilik tunanetra yang tersesat di hutan dekat pantai. Dia juga membintangi berbagai iklan. “Sampai saya berusia 14 tahun, setidaknya ada 15 iklan komersial yang saya bintangi,” katanya. Nama Mila Kunis di layar kaca baru diakui ketika dia lolos audisi untuk serial televisi laris, Thatís 70s Show .

Mila berhasil memerankan tokoh Jacky, gadis manja dan egois. Satu rahasia yang baru diungkap Mila, untuk mendapatkan peran itu, dia harus berbohong tentang usianya. Syarat mengikuti audisi minimal berusia 18 tahun untuk menghindari tuduhan mempekerjakan anak di bawah umur. “Saya cuek dan berbohong bahwa saya sudah 18 tahun, padahal saya masih 14 tahun. Ternyata saya diterima,” kata Mila. Bakat akting Mila pun mulai mendapat pengakuan. Dia memenangkan dua penghargaan Young Star Awards berturutturut sebagai aktris muda terbaik di serial TV komedi pada 1999 dan 2000 untuk penampilannya. Sejak 1999-2006, dia juga telah menyuarakan Meg Griffin di serial animasi Family Guy .

Suara khasnya mendapat penghargaan Annie Award dalam kategori voice acting in the animated television production pada 2007. Aktingnya sebagai Lily, balerina ber - karakter bebas dalam film Black Swan pada 2010, membuatnya melejit ke jajaran artis kelas atas Hollywood. Penampilannya da - lam film thriller psikologis tersebut mem - buatnya menerima penghargaan Premio Marcello Mastroianni untuk aktris muda terbaik. Perempuan yang kini ber usia 34 tahun itu juga mendapat nominasi SAG Award dan Golden Globe Award untuk best supporting actress .

Film besar lainnya yang diperankan Mila termasuk film aksi Max Payne (2008), film aksi pasca-apokaliptik The Book of Eli (2010), dan film komedi romantis Friends with Be - nefits (2011). Ada pula film komedi Ted (2012), film fantasi Oz the Great and Powerfull (2013), dan film komedi Bad Moms (2016). “Mila memiliki karya yang sangat kuat,” ujar kritikus film, Richard Roeper.

Dwi nur ratnaningsih