Edisi 13-03-2018
Puluhan Sopir Truk Sampah Mogok


BANDUNG BARAT –Puluhan sopir dan kernet pengangkut sampah di UPT Kebersihan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat melakukan aksi mogok beroperasi, kemarin.

Mereka protes karena merasa di ru gi - kan akibat buruknya infra - struk tur jalan ke lokasi TPA Sa - rimukti di Kampung Cigedig, Kecamatan Cipatat, KBB, se - hingga menimbulkan antrean truk yang cukup panjang. “Setiap kali akan membuang sampah kami harus mengantre berjam-jam. Itu yang membuat kesal dan merugikan kami ka re - na waktu habis di jalan. Ka re - nanya, kami memilih tidak be r - operasi hari ini,” ungkap Ransa, salah seorang sopir. Menurutnya, antrean truk yang cukup panjang membuat tersumbatnya pembuangan sampah di TPA dan itu me ru gi - kan semua pihak.

Seperti sam - pah di masyarajat tidak terang - kut, pemakaian BBM naik, dan awak truk habis waktu di jalan karena harus sabar mengantre. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB Apung Ha - diat Purwoko menyebutkan, ter kendalanya pembuangan sam pah ke TPA Sarimukti su - dah berlangsung selama dua pe - kan. Akibatnya di beberapa ti tik wilayah KBB terjadi pe num puk - an sampah karena belum di - angkut petugas. Data BPSR Jabar, sampah yang dibuang ke TPA Sarimukti setiap hari mencapai 3.000 me - ter kubik atau sekitar 1.500 ton.

Dari jumlah itu, Kota Ban dung menjadi daerah dengan kon tri - busi sampah terbesar yakni 2.250 meter kubik/hari, Kota Cimahi 450 meter kubik/ hari, dan KBB 250 meter kubik/ hari. Humas BPSR TPA Sarimukti Herry S Wangsaprawira meng - akui jika di musim penghujan seperti ini akses jalan ke TPA Sarimukti sedikit terkendala. Seperti banyaknya lumpur di jalanan. Hal itu yang meng - akibatkan ter ja di nya antrean truk.

Adi haryanto