Edisi 13-03-2018
Sabu-Sabu 6 Kg Ditemukan di Tepi Pantai


MEDAN – Satreskrim Polres Asahan menemukan bungkusan berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram (kg) berserta 30.000u butir pil ekstasi.

Barang haram tersebut ditemukan polisi di bibir pantai Teluk Nipah Sei Be - debu, Dusun III Desa Asahan Mati, Kecamatan Tanjung Ba - lai, Minggu (11/3) petang. Sedangkan kedua pe mi - liknya yang sudah diketahui ciri-cirinya hingga kini masih dalam pengejaran pihak ber - wajib. “Sejauh ini kami masih melakukan pendalaman ke te - rangan sejumlah saksi, ter ma - suk ciri-ciri kedua ter sang ka - nya,” kata Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga didampingi Kasat narkoba AKP Wilson Siregar, kemarin. Penemuan narkoba ini ber - awal dari laporan Kepala Du - sun (Kades) Asahan Mati, Ze - briani Sibarani yang men cu - rigai peti ikan piber terdampar tak bertuan di bibir pantai. Ka - rena dilihat tak juga ada pe - miliknya, kades melaporkan te muantersebutkekepo lisian.

Petugas kepolisian saat itu juga langsung turun melihat dan membuka peti yang di cu - rigai tersebut. Saat dibuka, da - lam peti piber berisi kardus. Se - mentara pada saat meme rik sa isi peti, dua pria yang ber jarak 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) meng har dik pe - tugas dengan melarang menyentuh barang ter sebut. Pada saat itu juga petugas di lapangan memanggil ke - dua nya untuk datang, namun mengetahui yang memang gil - nya petugas berpakaian sipil, kedua pria yang diduga pelaku kabur. “Petugas di lapangan be rupaya mecegah keduanya ka bur dengan melepaskan tem bakan, namun kedua pria ke buru kabur dan masih da - lam pengejaran,” sebut Kobul.

Terkait barang bukti, Ko - bul menjelasakan pihaknya akan melakukan uji la bo ratium untuk memastikan apa - kah barang yang dite mu kan tersebut benar-benar nar kotika. Begitu juga dengan jumlah berapa banyak barang haram tersebut akan dila kukan penimbangan sesuai per - sedur. “ Kami ucapkan terima ka sih kepada masyarakat. Ke - berhasilan ini tidak lepas dari sistem kerjasama pihak kep o - lisan dengan masya ra kat,” kata Kobul.

Zailani tanjung