Edisi 13-03-2018
Persaingan Pilgub Jatim Diprediksi Ketat


SURABAYA–Peta du kungan pasang an calon (paslon) di Pilgub Jatim cukup seimbang. Sejumlah pihak menilai pesta politik di Jatim ini akan berlangsung ketat.Bahkan, kemenangan mutlak sulit di wujudkan kedua paslon, baik itu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak maupun Saifullah Yusuf- Puti Soekarno.

Koordinator partai politik peng - usung paslon Khofifah-Emil, Mar tono menuturkan, peta persaingan di Pilgub Jatim terus ber - gulir. Di berbagai zona terjadi perubahan peta dukungan. Diakui nya, persaingan di Pilgub Ja - tim berjalan sangat ketat. Ke - mungkinannya pas lon bisa me - nang mutlak sesui dengan ke ten tuan KPU mini mal di atas 2,5% sangat sulit diwujudkan. Pihaknya sendiri menu run - kan tiga lembaga survei yang ka - pabel dan bisa diper tang gung - jawabkan. Hasilnya menunjukkan bahwa Khofifah-Emil, sekali pun belum luar biasa perolehan dukungannya, tapi trennya sa - ngat bagusdalambeberapabu lan terakhir ini.

“Pada dua bulan terakhir an - tara November-Desember 2017, pergerakannya tidak be gi tu ke - lihatan meski terus naik. Na mun setelah memasuki 2018, tepat - nya pada Januari sampai Maret ini, terjadi lonjakan yang cukup signifikan, meski tidak terlalu luarbiasa. JaditrenKhofifahEmil terus naik,” klaim Martono, kemarin. Ia melanjutkan, dalam Pil gub 2018 ini sangat sulit bagi pasangan Khofifah-Emil bisa menang secara mutlak. Kalau melihat kondisi lapangan se li - sih nya antara 3% saja. Kala u pun ada tambahan, angkanya tid ak jauh dari kisaran tersebut. Pihaknya juga enggan untuk menyebut prosentase angkanya. Tapi secara keseluruhan me - mang terjadi persaingan yang sangat ketat.

Di beberapa tempat, Khofifah-Emil naik sa tu digit. Tapi di tempat lain bisa saja te tap sama. “Menurut saya, per - olehan hari ini masih equal. Ma - sih di bawah margin of error. Kita masih terus kerja keras un tuk bisa di atas 2,5% untuk me me - nuhi ketentuan KPU,” ucapnya. Martono juga membeberkan, wilayah-wilayah yang perlu ada per hatian khusus berada di ka wa - s an Mataraman mulai dari Mo jo - kerto, Blitar, Madiun sam pai Pa ci - tan. Kalau di Padalungan ya itu mulai Pasuruan sampai Ba nyuwangi cukup bagus. Un tuk Pan tura ya ituMadura, Gre sikkeBaratsam - paiTubanjugaadatrenpositif. Di Mataraman, katanya, me mang selama ini dikenal se - bagai basis kekuatan PDIP. Di zona ini, kekuatan PDIP sangat kuat. “Tapi bukan berarti tidak bisa masuk di wilayah Mata ra - man,” jelasnya.

Dengan waktu yang ada, lan - jutnya, semua partai peng usung yakni Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Hanura dan Nas Dem harus melakukan optimalisasi. Dukungan serta ker ja keras mesin politik di ting kat bawah akan menjadi pembeda. Pengamat Politik Univer si - tas Trunojoyo Moechtar W Oe - tomo mengatakan, beberapa bulan menjalang pencoblosan masih menjadi waktu yang efek - tif untuk bisa mendulang dukungan. Kampanye yang me - narik serta dukungan dari tokoh politik sentral bisa men - jadi kunci kemenangan di Pil - gub Jatim. “Strategi yang jitu dengan mendatangkan tokoh nasional untuk merebut suara dukungan bisa berjalan efektif. Simpul-simpul suara yang awal - nya mengambang bisa di rebut untuk mematangkan pe ta du - kungan,” ungkapnya.

Sementara itu, pasangan Khofifah-Emil mendapatkan angin segar dengan kepastian dukungan dari Raja Dangdut Rhoma Irama. Melalui lagu Kho - fifah Wis Wayahe, ia ber sa ma Fans of Rhoma Irama (For sa) juga siap digerakkan me me - nangkan pasangan nomor urut 1 tersebut. “Kami sudah mem - bulatkan tekad, Forsa all out memenangkan Khofifah-Emil. Saya akan all out bersama Soneta untuk motivasi masyarakat Jatim dukung Khofifah,” ujar Rhoma di sela deklarasi di Hotel Novotel Surabaya, kemarin. Khofifah mengakui dukungan dan komitmen Rhoma Ira ma bersama Forsa ini men jadi kekuatan dan energi untuk Khofifah-Emil menang dalam pertarungan Pilgub Jatim 2018.

“Saya dan Mas Emil bersyukur telah ada anugerah baru dan kekuatan baru bagi kami untuk berikhtiar di Jatim yaitu komitmen Bang Haji Rhoma bersama Soneta dan Forsa mudah-mudahan jadi sinergi yang baik,” ujar Khofifah. Khofifah menargetkan selisih dukungan yang signifikan de - nganrivalnya, dalamduaming gu ke depan. Target itu me nyusul mu lai bergeraknya partai peng - usung dan relawan di semua da e - rah di Jatim. “Dua minggu lagi selisihnya akan siginifikan,” ujar Khofifah saat melakukan kam - panye di Pasar Tanjunganyar, Kota Mojokerto, kema rin.

Sementara itu, ribuan warga Nahdliyin se-Kabupaten La mo - ng an kemarin berkumpul di Pon dok Pesantren Sunan Dra - jat, Banjarwati, Paciran. Mereka membulatkan tekat dalam mendukung dan meme nang - kan pasangan Gus Ipul-Puti. DipimpinlangsungPeng asuh Ponpes Sunan Drajat KH Abdul Ghofur, ribuan jemaah kompak akanmendukungpa sanganyang diusung PDIP, PKB, PKS dan Par - tai Gerindra ini. “Sebagai orang yang dituakan, saya berpesan agar Gus Ipul bisa menjadi gu - bernur. Beliau ini orang asli NU, orang tua dan kakeknya bahkan buyutnya adalah pendiri NU,” kata Kiai Ghofur.

Menanggapi dukungan ini, Gus Ipul mengaku bangga dan berharap para tokoh agama bisa menyampaikannya ke masyara - kat yang lebih luas. Jika ter pi lih menjadi gubernur, keponakan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini mengatakan program penguatan pesantren akan terus dilakukan. Salah sa tu yang akan dia lakukan adalah dengan pro - gramBantuanOpe rasionalSeko - lah Daerah (Bos da) Madrasah Diniyah (Madin) plus. Kelak bea - siswa untuk para guru Madin akan ditingkatkan jum lahnya. “Para guru dan penghafal Quran yang sudah mengambil S1 juga akan dikuliahkan lagi ke S2,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor NU Yaqut Cholil Qoumas meminta kader Ansor-Banser memilih pasangan calon kepala daerah yang memiliki kontribusi ke pa - da organisasi Ansor-Banser. Seruan Gus Yaqut–begitu biasa di - sapa–ditujukan kepada se luruh kader di daerah yang tengah menghelat pilkada serentak, khususnya Provinsi Jatim. ”Pilihlah mana yang selama ini paling memiliki kontribusi kepada organisasi (Ansor-Banser),” ujar Gus Yaqut dalam acara Apel Kesetiaan NKRI di Lapangan Satreyan, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

Seruan Gus Yaqut secara implisit bentuk dukungan Ansor Banser kepada Gus Ipul. Sebab semua tahu, Gus Ipul merupakan mantan Ketua Umum GP Ansor NU.

Aan haryono/ lukman hakim/ tritus julan/solichan arif