Edisi 14-03-2018
Go-Pay dan BNI Dukung Pengembangan UMKM


JAKARTA - Go-Pay bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjalin kerja sama untuk mempermudah para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di bidang kuliner yang menjadi mitra Go-Food dalam mengakses kredit murah (kredit usaha rakyat atau KUR).

Dengan kerja sama ini, para pengusaha UMKM bisa mengakses kredit murah tanpa memerlukan agunan tambahan. ”Dengan persetujuan pengusaha UMKM, datatransaksidiGo-Pay bisa menjadi rekomendasi dalam proses underwriting perbankan,” kata Chief Executive Officer Go-Pay Aldi Haryopratomo di Jakarta kemarin. Dia melanjutkan, tahap pertama program ini menyasar merchant Go-Food yang ada di empat kota, yaituSemarang, Solo, Yogyakarta, dan Malang. Para merchant akan mendapatkan penawaran untuk mengakses KUR mikro dari BNI dengan plafonkreditmaksimalRp25juta.

”Kami berharap tahap pertama program ini bisa berjalan dengan baik dan bisa membantu para merchant Go-Food untuk mengembangkan usahanya ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Aldi. Menurut dia, kerja sama strategis dengan BNI ini sejalan dengan komitmen Go-Pay dalam mempermudah akses layanan jasa keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia. Lebih lanjut, dia menuturkan, perbankan memiliki tantangan dalam penentuan target sasar UMKM yang lebih tepat, sedangkan di sisi UMKM ada tantangan terkait kemudahan akses kepada kredit murah. ”Bila kita melihat lebih dalam, akar pemasalahannya adalah sejarah transaksi UMKM yang belum tercatat dengan baik,” katanya.

Dengan memanfaatkan data transaksi Go-Pay, perbankan bisa lebih mudah menilai kelayakan UMKM untuk menerima kredit. ”Di sisi UMKM, mereka lebih mudah dalam mengakses kredit,” ungkapnya. Chief Commercial Expansion Go-Jek Catherine Hindra Sutjahyo menuturkan, saat ini Go-Food telah bekerja sama dengan lebih dari 125.000 merchant, di mana 70% di antaranya UMKM. Dia mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi UMKM adalah terkait akses pembiayaan. Karena itu, dia berharap dengan kemudahan akses kredit murah ini, pelaku UMKM bisa mengembangkan bisnis, menjangkau pasar yang lebih besar, serta menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto menambahkan, dengan memanfaatkan data transaksi Go- Pay, BNI bisa lebih mudah menentukan pelaku UMKM mana yang bisa mendapatkan kredit. Dengan proses yang lebih efisien dan efektif, penyaluran KUR dapat lebih cepat. Pada tahap awal KUR hanya dapat dicairkan sebagai Kredit Modal Kerja (KMK) dengan metode repayment angsuran.

Kunthi fahmar sandy