Edisi 14-03-2018
DPR Dorong Kerja Sama Pariwisata-Investasi


JAKARTA - Ketua Dewan Perwakil an Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo berharap kerja sama bilateral antara Indonesia-Kazakhs tan tak hanya pada sektor perdagangan.

Beberapa sek tor ker ja sama yang bisa le bih di ting - kat kan antara lain bi dang pen didi k an, kebudayaan, pa riwisata, ser ta peningkatan investasi. Keinginan itu disampaikan Bam soet, panggilan akrab Ketua DPR, saat melakukan per temu an dengan Ketua Senat Parle men Kazakhstan H.E. Mr Kassym Jomart Tokayev dan de lega si anggota Parlemen Kazakhs tan di Gedung DPR, Jakar ta, kemarin. Dalam keterangan ter tu lisnya, Bamsoet juga mengajak Senat Parlemen Kazakhs tan bekerja sama di forum in ter na sional, seperti Inter Parliamentary Uni on (IPU) maupun di Uni Parle men Negara Anggota Org a nisa si Kerja Sama Islam (PUIC), ter utama dalam memelihara sta bilitas keamanan dan per da - mai an dunia.

Sementara di sektor eko no - mi, Bamsoet meyakinkan di ri - nya membuka pintu DPR RI me - la lui fungsi legislasi untuk mem bantu pemerintah In do - ne sia-Kazakhstan dalam me - ning katkan investasi di masingmasing negara. “Nilai per da - gang an Indonesia-Kazakhstan pada 2017 mencapai USD52,92 juta, meningkat dari tahun 2016 yang hanya USD22,12 juta,” katanya. Bamsoet mengatakan, m e - ma suki 25 tahun hubungan di - plo matik Indonesia-Kazakhs - tan, hubungan kedua negara te - rus berjalan baik. Tidak ada ma - sa lah politik maupun gangguan lai n nya. Kedua negara juga su - dah membentuk Komisi Ber sa - ma Kerja Sama Ekonomi dan Fo rum Konsultasi Bilateral.

“Hubungan baik ini me ru pa - kan modal penting dalam me - ning katkan kerja sama kedua ne gara. Khusus di bidang per da - gang an, saya minta tolong Mr. Kas sym Jomart Tokayev mem - be r i kan kemudahan bagi In done sia melakukan ekspor be be ra - pa produk unggulan yang su dah ma suk ke Kazakhstan an tara lain minyak kelapa (kopra), minyak sayur, produk k ec an tik an ku lit, dan lem,” ungkap Bamsoet. Sementara menanggapi ta - war an Bamsoet, Mr. Kassym Jomart Tokayev menyambut baik dan menjelaskan bahwa Ka zakhstan saat ini aktif ter libat dalam One Belt One Road yang digagas China. Hal ini menurutnya, membuat Kazakhs - tan mempunyai akses kerja sama ke pelabuhan di China.

“Kami menilai Indonesia meru pakan key partner dalam mengem bangkan hubungan Kazakhs tan ke berbagai negara lain di Asia Tenggara. Kami harap me lalui akses pelabuhan di China, bisa mempermudah ak ses laj u barang Indonesia-Ka zakhstan sehingga dapat me ning katkan kerja sama per da gang an kedua negara,” ujar Kassym.

Sudarsono