Edisi 14-03-2018
Emiten Konstruksi BUMN Berpeluang Naik


JAKARTA - PT Bahana Sekuritas menilai komitmen pemerintah un tuk membangun infrastruktur dan meningkatkan konektivitas di seluruh Indonesia mulai memberi dampak positif bagi saham-saham kons truksi BUMN.

Analis Bahana Sekuritas Ri - cky Ho mengatakan, beberapa pro yek jalan akan selesai pada ta hun ini sehingga beberapa per usahaan konstruksi akan men dapat modal baru untuk mem biayai proyek lainnya. Menurut dia, perusahaan kons truksi milik negara akan men dapat keuntungan dari upaya pemerintah yang sem a kin meng genjot pembangunan infra struktur menjelang pe mi lih an presiden (pilpres) tahun depan. “Melihat keberlanjutan pem - ba ngunan infrastruktur di ba - wah kepemimpinan Presi den Jo ko Widodo yang ingin me ngejar ketertinggalan di ban ding in - fra struktur di ne ga ra Asia Teng - gara lainnya, Ba ha na Sekuritas me rekomen da si kan beli untuk sem ua saham BUMN konstruksi de n gan pi lih an uta ma,” kata Ricky di Ja kar ta kemarin.

Sejak 2015 hingga 2019, peme rintah mengalokasikan to tal belanja infrastruktur se be sar Rp1.375 triliun, naik cukup sig - nifikan bila dibandingkan alo - kasi belanja sejak 2005-2014 sebesar Rp921 triliun. Dalam Anggaran Pen da pat - an dan Belanja Negara (APBN) 2018, pemerintah meng ang - gar kan belanja infrastruktur se - besar Rp410,7 triliun yang akan dipakai untuk pem ba ngun an ber bagai infrastruktur di se l u - ruh Indonesia di an ta ra nya 865 km jalan baru, 25 km ja lan tol, 8.695 km jembatan, pem ba - ngun an bandar udara di de la - pan lokasi, dan untuk pem ba - ngun an jalur kereta api.

“Jadi, perusahaan kons truk - si mampu mencatatkan re kor tertinggi atas perolehan kon - trak dan kinerja keuangan pa da akhir tahun lalu,” kata Ricky. Direktur Utama PT PP (Per - se ro) Tbk (PTPP) Tumiyana me nga takan, sejumlah proyek in fra struk tur turut men do - rong pen da patan perseroan hing ga men ca pai angka Rp21,5 tri liun pada 2017. Pen - ca p aian ini menc e r min kan per tum buh an sebesar 31% year on year (yoy) jika di ban - ding kan p e rio de yang sama pa - da 2016 se be sar Rp16,5 triliun.

“Secara segmen, jasa kons - truk si merupakan kontributor ter besar atau 70% dari pen da pat - an perseroan, disusul oleh engineer ing, procurement, and cons truction (EPC) serta pro per ti dan realti masing-masing se be sar 15% dan 13%,” urai Tumiyana. PTPP meraih laba kotor dan laba usaha sebesar masingmasing Rp3,25 triliun dan Rp2,52 triliun yang men cer - min kan pertumbuhan yang so - lid sebesar 32% dan 29% secara yoy. Dengan demikian, marjin la ba kotor dan margin laba usa - ha masing-masing terjaga di le - vel 15% dan 12%.

Heru febrianto