Edisi 14-03-2018
Model Pengadaan Barang dan Jasa Akan Diperkuat


BOGOR – Pemenuhan barang dan jasa di lingkungan pemerintah yang mencapai kurang lebih Rp440 triliun per tahun per lu diperkuat di sisi peng adaannya.

Untuk itu, diperlukan kebijakan yang tepat dengan mengacu pada efisiensi, efektivitas, pelayanan publik, dan penciptaan iklim kompetisi yang adil. Demikian ringkasan dari pertemuan Forum Jakarta III yang diikuti 14 lembaga dan kementerian di Bogor, Jawa Barat, kemarin. Pertemuan itu di motori oleh Kantor Staf Presiden (KSP) dan Lembaga Ke bi - jakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), serta di dukung oleh Millennium Challenge Account Indonesia (MCA-I), Ko misi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Kepala LKPP Agus Prabowo mengatakan, pengadaan bukan sekadar melakukan pemilihan penyedia, juga ada beberapa hal penting yang harus diper ha - tikan. “Hal tersebut akan men do - rong para pemangku ke pe n - tingan untuk ikut terlibat dalam program modernisasi peng - adaan,“ ujar Agus dalam k e te - rangan tertulisnya kemarin. Agus menambahkan, ke giat - an ini perlu ditingkatkan da lam pertemuan tingkat men teri. Pa - salnya, membangun peng ada an publik yang baik itu tidak bisa hanya ditangani oleh LKPP sen - diri sehingga harus ada eko sis - tem yang dibangun oleh be be - rapa kemente rian/lembaga.

Deputi II Kepala Staf Ke - presidenan Yanuar Nugroho me nyatakan, dalam tiga tahun ter akhir, sekitar 25% kom po - nen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah pengadaan barang dan jasa. Menurut dia, hambatan ter be - sar dari modernisasi pengadaan ada pada paradigma posisi stra - tegis pengadaan.

“Secara bisnis proses, pen gadaan masih bersifat ad hoc tanpa ada strategi pengadaan dan tanpa ukuran kinerja yang berorientasi value of money,” ujar Yanuar. Pada forum tersebut, ada beberapa hal yang berhasil diidentifikasi, antara lain struktur kelembagaan pengadaan K/L yang diterapkan secara sama untuk semua K/L.

Yanto kusdiantono