Edisi 14-03-2018
PT KA Pariwisata Tambah Kereta ke Bandung


JAKARTA - PT Kereta Api (KA) Pariwisata terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan dan men dekatkan kepada konsumen. Perseroan menarget kan bi sa menambah satu kereta wi sa ta untuk perjalanan ke Bandung pada April 2018.

Tambahan kereta tersebut meng ingat tingginya animo ma syarakat menuju Bandung. Se perti diketahui, sejak 9 Maret la lu, calon penumpang bisa mem beli tiket kereta api wi sata secara perorangan untuk ru te Jakarta-Bandung pulang-per gi (PP). KA wisata jenis prio rity ini dirangkaikan dengan KA reguler Argo Parahyangan. Direktur Operasi dan Ad minis trasi PT Kereta Api Pari wi sata Su narjo meng a ta kan, ber dasar kan evaluasi se te lah lima hari ber operasi, oku pas i KA wisata priority rata-rata mendekati 100%. Masyarakat an tusias ingin merasakan ke nya manan KA wisata priority.

“Saat ini kami baru ada satu ke reta wisata priority. Bulan depan akan kami tambah satu lagi de ngan kapasitas sekitar 30 kur si,” ungkap Sunarjo saat berkun jung ke GEDUNG SINDO di Ja karta, kemarin. Dengan tarif promosi sebesar Rp200.000 per orang, Sunar jo optimistis tambahan kereta wisata ini tetap diminati ma syarakat, mengingat per jalan an ke Bandung dengan tarif ter sebut mampu bersaing dengan moda transportasi lain. “Potensinya tetap besar, se - bab kami menawarkan al ter natif perjalanan dengan kelas wisa ta melalui kelas priority. Para pe numpang bisa menikmati ragam fasilitas di antaranya fa si litas Wifi, video, snack, coffee break,hingga toilet di dalam ger - bong tersendiri,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kelas prio - rity ini diluncurkan sejak tahun la lu dan mengikuti ke ber ang - kat an pada rute-rute Jawa Tengah dan sekitarnya. Sunarjo ju ga mengungkapkan, rencana PT Kereta Api Indonesia mengem b angkan kereta sleeper, ya itu kereta dengan tempat du - duk yang bisa diubah menjadi tem pat tidur, dalam hal ini perseroan bekerja sama dengan PT In dustri Kereta Api (INKA). Sunarjo menambahkan, PT K e reta Api Pariwisata me nar get kan tingkat pertumbuhan pe num pang yang diprediksi akan te rus naik setiap tahun. Dia ber alas an, untuk Januari-Februari 2018 jumlah per ja lan an sudah men capai 40% dari to tal target pe rjalanan tahun ini sebanyak 1058 perjalanan.

“Ini sudah 40% yang kami capai hing ga awal Ma ret tahun ini. Kami op timis bisa mencapai tar get ter se - but dengan tingkat ke terisian hing ga 100%,” ujarnya. Menurut dia, saat ini pasar ter besar PT Kereta Api Pa ri wi sa - ta masih pada segmen sewa ke reta yang dimanfaatkan oleh kor - po rat. “Saat ini memang pa sar ter besar masih segmen kor poras i atau sekitar 60% untuk seg - men sewa. Sisanya di man faatkan untuk perjalanan ke luar ga, a risan, dan lain-lain,” tuturnya. GM Marketing PT K e re ta Api Pariwisata Parevin Mar haenianto mengatakan, saat ini pihak nya sedang gencar me la ku - kan promosi tidak hanya me la - lui promosi wisata namun ju ga ta waran harga menarik.

“Sam - bil jalan, kami akan terus me lihat pasar yang memerlukan stra tegi marketing tidak hanya meng andalkan promo-promo wi sata, tapi juga melalui tarif yang menawarkan banyak va - ria si paket perjalanan,” ujarnya. Sejak didirikan pada 2009 silam, PT Kereta Api Pariwisata me nyasar segmen kelas me nengah atas dengan jenis dan tipe ke reta yang dimiliki di antaranya Kereta Nusantara, Kereta Ba li, Kereta Toraja, Kereta Jawa, Kereta Sumatera, Kereta Im perial, dan Kereta Priority. Sejumlah kereta tersebut me na warkan berbagai ke mewah an.

Misalnya untuk Kereta Bali de ngan fasilitas 19 kursi ini me mi liki fasilitas sofa, kamar ti dur, mau pun bagasi khusus. Selain itu, ada Kereta Toraja de ngan fa si litas 22 tempat du duk, dan fa si litas mi nibar sert a toi let dengan de sain khas bu da ya Toraja.

Ichsan amin