Edisi 14-03-2018
Prospek Ekonomi Global Membaik


JAKARTA - Pertumbuhan eko nomi global tahun ini diperkirakan meningkat. Prospek pemulihan ekonomi global yang membaik tersebut akan meningkatkan volume perdagang an dunia dan harga komoditas global termasuk minyak.

Direktur Eksekutif Departe men Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman menga takan, peningkatan per tum buhan ekonomi global bersumber da ri perbaikan ekonomi n egara ma ju dan negara ber kembang yang lebih kuat dari per kira an se mu la. Di negara maju, per tum buh an ekonomi AS diper ki rakan me ning kat dengan di to pang oleh in vestasi dan kon sum si yang me nguat se - iring op ti mis me ter ha dap re - for masi p a jak di AS. Sejalan dengan per ke mbang an tersebut, suku bunga acu an Fed Fund Rate (FFR) diper ki rakan akan kembali me - ning kat disertai penurunan bes aran neraca bank sentral un - tuk merespons ekspektasi in - fla si yang akan meningkat di ki - sar an targetnya. “Ekonomi Ero - pa juga diprakirakan tum buh le - bih baik, didukung oleh per - baik an eks por dan kon sum si ser ta ke bi j akan moneter yang ako mo da tif,” ujar Agusman.

Pertumbuhan ekonomi Je - pang juga direvisi ke atas se ja - lan dengan perkembangan eks por yang kuat, im ple men - ta si in sen tif perpajakan untuk per usa ha a n, dan kebijakan mo ne ter yang masih ako mo - dat if. Se men tara di negara ber - kem bang, per tum buh an eko - no mi Chi na di per ki ra kan te - tap tum buh tinggi ter uta ma di do rong oleh ekspor se iring pe n ing kat an permintaan khu - sus nya dari ne gara maju. Ekonom Indef Bhima Yu - dhis tira mengungkapkan, per - tum buhan ekonomi global di - pro yeksikan akan tumbuh 3- 3,2% tahun ini. Reformasi kebi jakan pajak akan mendorong in vestasi dan penyerapan tena ga kerja di AS.

Namun, ada kekhawatiran Fed rate akan naik lebih cepat da ri ekspektasi sehingga ke tidak pastian pemulihan eko nomi AS bisa berjalan mulus. “Kebi jakan proteksionisme AS juga mengancam surplus per dagang an negara-negara mitra da gang AS,” katanya.

Kunthi fahmar sandy