Edisi 14-03-2018
Membawa Kenangan Indah


BARCELONA– Cesc Fabregas membawa semua kenangan indah saat bertandang ke Stadion Camp Nou, markas Barcelona. Kenangan saat dia belajar sepak bola di akademi La Masia dan mengangkat enam trofi juara bersama tim Katalan.

Gelandang Chelsea tersebut bahkan belum memutuskan apakah melakukan selebrasi atau tidak jika bisa menjebol gawang bekas klubnya tersebut. “Ada perasaan pada saat seperti itu (mencetak gol) yang tidak dapat Anda prediksi. Saya tidak dapat secara pasti mengatakan ti - dak akan merayakannya, tapi sepertinya tak mungkin melakukannya (me raya kan gol),” kata Fabregas, dikutip metro.co.uk. Selain Fabregas, ada juga Pedro yang pernah menjadi bagian dari masa keemasan skuad Blaugrana memiliki memori indah di Camp Nou. Bahkan, Chel sea juga menuai hasil positif di kandang Barca.

Dari lima kali lawatan, The Blues belum tersentuh kekalahan. Sekali menang dan empat kali imbang. Masalahnya,musim ini, Barca berada dalam kon disi lebih baik dibandingkan tamu nya, Chelsea. Sejak mengawali musim 2017/ 2018 Blaugrana baru menelan sekali ke kalahan di semua kompetisi yang diikuti. Sementara The Blues sudah mengalami lima kali kalah dalam kurun waktu belum genap tiga bulan. Di Liga Champions, tim yang terakhir kali mengalahkan Lionel Messi dkk ada - lah Juventus dengan skor 3-0, tapi ke kalah an itu terjadi di Stadion Juventus.

Sementara di Camp Nou, sejak kalah 0-3 dari Bayern Muenchen pada 2 Mei 2013, belum ada lagi tim yang bisa menga lah - kan Barca di depan pendukung sendiri. Chelsea hanya meraih satu menang dari empat laga terakhir di Liga Champions. Modal lain, semua pemain Barca bisa tampil saat menjamu The Blues. Andres Iniesta yang memberikan assist pada gol per dana Messi ke gawang Chelsea siap turun setelah menepi. Messi juga dipastikan kembali pascamenemani persalinan anak ketiga istrinya. Kembalinya Messi jelas ancaman karena dia adalah hantu untuk tim dari Liga Primer. Selain Chelsea, Arsenal, Manchester City, Manchester United pun sudah pernah dibobol Messi.

Tinggal Liverpool yang belum pernah dirobek Messi dalam dua pertemuan. Pelatih Barca Ernesto Val verde sudah sedikit memetik investasi nya pada dua pemain termahal di Camp Nou musim ini, Phillippe Coutinho dan Ousmane Dembele. Dua pemain bernilai 250 juta euro atau Rp4,2 triliun itu tam pil bagus saat Blaugrana menjinakkan Ma laga 2-0. Membaiknya penampilan Coutinho dan Dembele juga memunculkan dilema terkait formasi yang akan di gunakan Valverde saat menjamu Chelsea. Apakah menggunakan 4-4-2 dengan menempatkan duet Luis Suarez-Dem - bele di depan? Bisa juga 4-3-3 dengan Messi, Suarez dan Dembele sebagai mesin di depan.

Dembele menjadi opsi karena Paulinho yang menjadi starter di leg pertama tak bisa bekerja maksimal. Sementara starter atau tidaknya Coutinho tergantung kepada Iniesta bisa bermain atau masih harus menepi. Jika kondisinya bagus, Valverde kemungkinan akan mendahulukan Iniesta dibandingkan mantan gelandang serang Liverpool tersebut. “Kami harus mau bekerja keras agar bisa melewati Chelsea. Di babak kedua (melawan Malaga), kami secara tidak sadar memikirkan pertandingan Rabu (Kamis dini hari),” tutur Valverde. Pelatih Chelsea Antonio Conte tak kalah berpikir keras bagaimana mencari cara bisa menundukkan tuan rumah demi memastikan tiket ke perempat final.

Setidaknya ada dua opsi yang beredar terkait skenario formasi The Blues di Camp Nou, dini hari nanti. Pertama, menggunakan false nine dengan menempatkan Eden Hazard sebagai penyerang palsu ditopang Willian dan Pedro di sisi sayap. Kedua, kembali menggunakan 3-5-2 dengan penyerang utama Alvaro Morata atau Oliver Giroud bersama Hazard. Opsi ini akan diambil setelah men dengar per - timbangan pemain. “Kadang penting ber bagi tanggung jawab dengan pemain tentang apa yang harus di per siap kan menghadapi sebuah pertandingan,” tutur Conte. Meski melakukan komunikasi, tapi kendali tetap berada di tangannya.

Setiap pertandingan komposisi starting XI dia yang menentukan karena menurut dia, pemain tetap pemain dan manajer adalah manajernya. “Terkadang sebelum per tanding an lebih penting melibatkan ke seluruhan pemain dan mendengarkan pendapat me reka. Untuk alasan ini, saya berpikir men coba rencana terbaik untuk me la wan Barcelona,” tandasnya.

Ma’ruf