Edisi 14-03-2018
The Citizens Kian Berkuasa


STOKE–Gelar Liga Primer musim ini sudah berada dalam genggaman Manchester City (Man City). The Citizens semakin sulit dikejar seusai menekuk Stoke City 2-0 di Bet365 Stadium, Selasa (13/3).

Dua gol David Silva (10, 50) membuat Man City kian perkasa di puncak klasemen sementara dengan 81 poin. Mereka unggul 16 poin dari rival terdekatnya, Manchester United (MU), yang berada di peringkat 2 dengan tersisa delapan laga lagi. Itu melampaui perolehan Man City pada musim lalu di mana saat itu hanya menempati peringkat 3 meski mengoleksi 78 angka di akhir kompetisi. Kini, armada Pep Guardiola secara teknis hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar Liga Primer kelima sepanjang sejarah setelah edisi 1936/1937, 1967/1968, 2011/2012, 2013/2014. Pasalnya, salah satu lawan Man City di dua laga berikutnya adalah MU.

Artinya, bila mampu mengalahkan Everton (31/3) dan MU (7/4) di Etihad Stadium, Sergio Aguero dkk bisa menggelar pesta perayaan. Bahkan, penahbisan Man City sebagai penguasa Inggris bisa dipercepat jika MU terjegal saat menjamu Swansea City, Sabtu (31/3). Pasalnya, jika skenario itu terjadi dan Man City sukses mengalahkan Everton, derby Manchester sudah tidak lagi menentukan. Antusiasme tinggi ditunjukkan kapten Vincent Kompany. Bek asal Belgia itu menilai jika Man City bisa memastikan gelar Liga Primer dengan mengalahkan MU akan menjadi sesuatu yang indah. Terlebih laga kontra Romelu Lukaku dkk bakal berlangsung di hadapan fans setia.

“Kami menyadari sebelum melawan MU harus menaklukkan Everton dan itu sulit,” kata Kompany, dilansir Soccerway. Berbeda dengan Kompany, Guardiola tidak ingin terlalu memikirkan MU atau tim mana pun. Dia menegaskan bahwa yang terpenting adalah Man City mampu meraih minimal dua kemenangan tambahan agar menjadi juara. “Saya tentu memahami bahwa fans ingin kami juara ketika melawan MU. Tapi, yang terpenting bagi saya adalah juara Liga Primer,” papar Guardiola.

Meski kian dekat dengan gelar juara, juru taktik asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa pasukannya tidak boleh terlalu fokus kepada Everton dan MU. Dia menilai apa pun masih bisa terjadi sehingga harus bersiap mengerahkan seluruh kemampuan terbaik di setiap pertandingan.

Alimansyah