Edisi 14-03-2018
Memilih Furnitur untuk Buah Hati


MENENTUKAN furnitur yang tepat di kamar buah hati ternyata tidak boleh sembarangan, lh o . Jika tidak tepat, selain tidak ekonomis, juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak.

Karena itu, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum Anda membelinya. Memilih furnitur untuk si kecil bisa menjadi hal yang paling menyenangkan sekaligus membingungkan. Di satu sisi, rasa senang dan antusias pasti muncul karena Anda pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati. Di sisi lain, jika tidak bijak, bisa-bisa hal ini menguras kantong Anda dan tidak baik untuk kesehatan anak. Belum lagi, sering terjadi perdebatan antara keinginan Anda dan si kecil dalam memilih furnitur karena perbedaan selera. Karena itu, Anda sebaiknya meluangkan waktu yang cukup untuk mendiskusikan bersama anak biar tercapai kesepakatan.

“Ada beberapa hal wajib yang harus diperhatikan sebelum memilih furnitur apa yang tepat untuk diaplikasikan di kamar anak. Seperti kekokohannya, bentuk negatifnya, ergonomis, no fancy , keamanan, dan terpenting pemilihan tempat tidur yang tepat,” ungkap Susan Octari Yawhan. Salah satu hal yang harus dipertimbangkan, pilihlah furnitur berbahan solid karena memiliki keseimbangan dan kekuatan konstruksi yang baik. Biasanya jenis material seperti ini banyak ditemui di pasaran, seperti kayu, baja, aluminium, plastik, stainless, dan rotan. “Hindari bentuk furnitur yang dapat menstimulasi perilaku hiperaktif anak. Furnitur dengan bentuk seperti rak yang terbuka atau rangka akan merangsang anak untuk memanjatnya. Ini bisa membahayakan anak,” ungkap Susan.

Sebaiknya, pilih furnitur yang ergonomis. Furnitur semacam ini dibuat berdasarkan proporsi, tubuh sang anak, dan perilakunya. Selain nyaman, furnitur ini bisa memberikan pengaruh positif bagi kesehatan fisik dan psikis buah hati Anda. Jika biasanya Anda selalu terpaku pada gaya furnitur yang fancy dengan bentuk lucu, coba Anda perhitungkan sampai usia berapa anak Anda akan menggunakannya? Mungkin di usia 4-6 tahun mereka suka dengan segala bentuk bertema fantasi, seperti dinosaurus atau robot. Namun, ketika menginjak usia 8 tahun ke atas, belum tentu mereka menyukainya.

Aprilia s andyna