Edisi 14-03-2018
Oknum Polisi Gelapkan Mobil Mewah


MEDAN– Tim Subdit III/Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara berhasil membongkar sekaligus membekuk komplotan penggelapan mobil mewah pinjaman hasil perjanjian dengan mitra kerja.

Delapan anggota komplotan kini mendekam di sel Polda Sumut. Adapun mobil mewah yang diamankan polisi yakni tiga unit Toyota Fortuner, dua unit Toyota Innova, dan dua unit Toyota Avanza. Selain itu ada juga mobil yang digelapkan jenis Toyota Alphard, MitsubishiPajero Sport.

Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, kemarin mengatakan, kedelapan pelaku dua di antaranya oknum anggota Polda Aceh berinisial AN, serta NU oknum anggota Polres Serdangbedagai. Selain itu JF dan DD keduanya berstatus warga sipil.

Selain itu otak pelaku berinisial NZ (Pimpinan Yayasan SWF), UG (sekretaris yayasan), KB (sopir yayasan) dan KP (Perantara). Nainggolan menyebutkan, para pelaku tersebut, ditangkap dari lokasi berbeda setelah tim melakukan pengembangan hingga ke Provinsi Aceh dan Riau.

Tersangka AN, diringkus di Banda Aceh, JF di Sei Mencirim, DD, di Tembung dan NU di Serdangbedagai (Sergai). ”Tersangka oknum Polisi AN, peranannya berada dibawah otak pelaku NZ, yang bertugas menyalurkan mobil mewah tersebut,” ucapnya.

Nainggolan menjelaskan, saat ini tim masih terus melakukan pendalaman dan ada target lain yang akan diburu, dan 18 unit mobil mewah tersebut disalurkan ke Provinsi Aceh. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku mengatakan kepada pembeli mobil mewah itu, tidak ada masalah dan aman.

STNK dan BPKB menyusul dan akan diberikansetelahdiurusolehNZ. Harga satu unit Toyota Fortuner VRZ, dijual pelaku kepada pembeli senilai Rp190 juta. ”Jadi, ada delapan laporan yang masuk ke Polda Sumut, dua laporan terkait penipuan uang yang dilakukan NZ.

Secara keseluruhan sebanyak 11 kendaraan telah diamankan. Lalu, 65 kendaraan masih beredar di lapangan dari total 76 unit,” kata dia. Dia juga menyebut tersangka NZ warga Kompleks Perumahan Graha Johor Blok B Nomor 7, Kecamatan Medan Johor, merupakan otak sindikat penggelapan mobil mewah.

Dalam aksinua NZ mengatasnamakan anggota badan organisasi sayap dunia PBB (United Nations), dan telah menjual 67 unit mobil mewah yang disewanya dari perusahaan rental. Sebelumnya, A.Subrata pemilik mobil melaporkan seorang wanita berinisial NZ dan YD ke Polda Sumatera Utara dengan tuduhan melakukan penggelapan dan penipuan dua unit mobil mewah.

Subrata, warga Jalan Karya Budi Lingkungan VII Kelurahan Pangkalan Masyur Kecamatan Medan Johor yang didampingi kuasa hukumnya Marwan di Medan, mengatakan bukti laporan tersebut, dengan nomor LP/77/I/2018 SPKT `II tertanggal 26 Januari 2018.

Terlapor diduga telah menipu dan menggelapkan dua unit mobil Mitsubshi Pajero BK 1505 EL dan FortunerBK401Wpada 6Julidan 26 Juli 2018. Terlapor NZ, bertempat tinggal di Jalan Eka Karya Wisata Gang Eka Handayani, Johor Medan.Terlapor tersebut juga merupakan pemilik Yayasan SWF yang ada di Medan.

ant