Edisi 14-03-2018
Bapenda Semarang Targetkan Kepatuhan Pajak Capai 75%


SEMARANG – Tingkat kepatuhan membayar pajak warga Kota Semarang baru mencapai 70%. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menargetkan kepatuhan membayar pajak untuk tahun ini bisa mencapai 75% dari seluruh wajib pajak (WP) yang ada di Kota Semarang.

Hal ini disampaikan Ke - pala Bidang Pajak Daerah I Ba - pen da Kota Semarang Sar - yono saat berbicara dalam Diskusi Prime Topic MNC Trijaya FM bertema Me nim - bang Ke bijakan PBB Kota Se - marang di Hotel Pandanaran Semarang, Jawa Tengah, Se - nin (12/3).

Menurutnya, selama ini Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar setelah Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pemkot Semarang berupa - ya meningkatkan ke patuhan membayar pajak agar mem - peroleh hasil maksimal.

“Kepatuhan membayar pa - jak memang belum begitu ting gi sehingga sosialisasi te - rus kami lakukan agar ma sya - ra kat tahu pentingnya bayar pajak,” kata Saryono. Menurut Saryono, sudah seharusnya masyarakat men - contoh kalangan pengusaha Semarang yang sudah patuh pajak.

“Terbukti kepatuhan peng usaha untuk membayar pajak mencapai 90% sepan - jang 2017,” ujarnya. Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Sla - met mengatakan, dalam upaya menaikkan pendapatan asli daerah (PAD), Pemkot Se ma - rang diharapkan mampu me - nekan PBB.

“Untuk mengejar kenaikan PAD tak harus me naikkan nominal, tapi bisa dengan mengoptimalkan wa jib pajak yang belum taat mem bayar,” katanya. Dia menyatakan, potensi PAD dari sektor nonpajak, seperti retribusi parkir, laba BUMD, dan lain-lain juga perlu dioptimalkan.

Selain itu, hal ini harus sesuai dengan per - aturan Undang-Undang dan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2011. “Peraturan UU dan perda tersebut menjelaskan seha - rus nya kenaikan pajak setiap tiga tahun sekali, sementara wilayah Semarang setiap tahun telah mengalami ke - naik an,” katanya.

ahmad antoni