Edisi 16-03-2018
Asian Agri Fokus ke Pendampingan Petani


BOGOR - Asian Agri, perusahaan perkebunan nasional, menyatakan komitmennya untuk melakukan pendampingan kepada petani kelapa sawit dalam rangka menciptakan pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan.

Director Corporate Affairs Asian Agri Fadhil Hasan mengatakan, pola pendampingan perusahaan dan petani merupakan salah satu kunci utama untuk menciptakan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan. Sebagai pahlawan devisa negara, petani sawit yang saat ini mengelola kurang lebih 38% dari 12 juta hektare (ha) lahan luas total lahan perkebunan kelapa sawit di Indonesia me - miliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan minyak sawit dalam negeri maupun permintaan ekspor. Dia menyebutkan pada 2017 adasekitar31% produksiminyak sawitnasionalberasaldari perke - bunan milik petani.

“Potensi peningkatan produksi perke - bunan milik petani adalah hal yang sangat memungkinkan apabila dikelola secara tepat,” kata Fadhil dalam Sara sehan Nasional Kelapa Sawit bertajuk Sustainable Smart Plantation di IPB International Convention Center, Bogor, Rabu (14/3). Fadhil mengatakan, ada berbagai faktor yang menyebabkan perusahaan harus melakukan pendampingan kepada petani. Seperti minimnya pengetahuan dan kemampuan terhadap penerapan praktik-praktik berkelanjutan, serta akses terhadap fasilitas seperti transportasi, dan material seperti bibit dan pupuk masih menjadi tantangan bagi para petani untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perkebunannya. “Program kemitraan perusahaan dengan petani dibutuhkan untuk mendampingi petani menjawab berbagai tantangan tersebut serta menerapkan praktik terbaik dalam mengelola perkebunan mereka secara berkelanjutan,” tuturFadhil.

Program kemitraan Asian Agri berfokus pada intensifikasi dan kesejahteraan petani untuk mendorong terjadinya pertum - buhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Keseriusan Asian Agri dalam mendampingi para petaniditegas kanmelaluiKomitmen Kemitraan One to One. Ini akan diwujudkan dalam kemitraan Asian Agri bersama para petani dalam mengelola kebun mereka yang luasnya sama dengan kebunintiyangdimiliki olehAsian Agri, yakni100.000hapada 2018.

Sasongko