Edisi 20-03-2018
Startup Indonesia Banjiri Pameran SXSW 2018


STARTUP asal Indonesia, Vestifarm, mengharumkan nama Indonesia melalui Paviliun Archipelageek Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di festival seni kreatif dan teknologi terbesar dunia, South by Southwest (SXSW) 2018, di Austin, Texas, Amerika Serikat, pada 9-18 Maret 2018.

Vestifarm terpilih sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia untuk memperkenalkan aplikasi e-agriculture garapannya bersama sederet perwakilan Indonesia lain yang dibawa Bekraf untuk tampil di Pavilion Archipelageek. Sebelumnya pada Februari lalu, empat pemenang kompetisi The NextDev 2017 juga telah dibawa Telkomsel ke Silicon Valley, California, Amerika Serikat, untuk belajar dari praktisi teknologi dan startup ternama di sana. SXSW sendiri merupakan ajang tahunan yang mewadahi talenta terbaik dunia di bidang industri interaktif, musik, dan film.

CEO Vestifarm Dharma Anjarrahman menilai, kehadiran mereka sebagai e x hibitor mewakili Indonesia di festival kreatif terbesar di dunia seperti SXSW merupakan momentum yang sangat berharga. “Acara ini dapat membantu kami mendapatkan akses pasar yang lebih baik bagi petani, sekaligus mencari investor potensial,” ungkapnya. Vestifarm merupakan salah satu pemenang The NextDev Academy, sebuah program lanjutan bagi para finalis kompetisi The NextDev, yang ditujukan untuk meningkatkan skalabilitas social technopreneurs melalui pengembangan diri dan peningkatan kemampuan di bidang research and customer development, design sprint, branding, product development, serta business model and bootstrapping .

Bergerak di bidang pertanian dan peternakan, Vestifarm menyediakan platform bagi hasil dengan konsep patungan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berinvestasi dan menikmati hasil keuntungan bisnis tersebut. Selain Vestifarm, pemenang kompetisi The NextDev 2017 lainnya, yaitu Squline, juga terpilih oleh Bekraf untuk menjadi perwakilan di SXSW 2018. Platform digital yang menyediakan layanan untuk belajar bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan bahasa Jepang dengan metode real-time melalui video call ini mengisi Pavilion Archipelageek bersama sederet startups lain, seperti Kata.ai, Seruniaudio, SAFT7ROBOTICS, dan Mycotech.

“Terpilihnya dua jebolan The NextDev Telkomsel, yaitu Vestifarm dan Squline, oleh Bekraf untuk mewakili talenta terbaik Tanah Air di gelaran bergengsi seperti SXSW menjadi amat spesial. Hal ini menunjukkan bahwa sebagai program inkubasi bagi para startup Indonesia, The NextDev terus berkembang hingga karya dan kualitas startup jebolan The NextDev juga diakui pemerintah,” tutur Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati. Partisipasi Indonesia di SXSW 2018 juga diwakili Minikino yang merupakan organisasi festival film pendek berjaring internasional dan Digital Happiness yang mendapatkan nominasi aplikasi permainan di kategori virtual reality di SXSW 2018.

Danang arradian