Edisi 15-04-2018
Soal UNBK Dinilai Sulit, Mendikbud Minta Maaf


JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) langsung merespons sejumlah keluhan dan kritik tentang terlalu sulitnya soal ujian Matematika dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah atas (SMA).

Setelah ujian nasional yang diikuti sekitar 1,9 juta peserta digelar selama empat hari (10- 13 April), sejumlah siswa mengeluh melalui me dia sosial tentang sulitnya soal Matematika dan diang gap tidak sesuai dengan pe la jaran yang diterima di sekolah.

Menanggapi sejumlah kritik soal yang dianggap sulit, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta maaf kepada pihak-pihak yang mengalami kesulitan selama pelaksanaan UNBK. “Saya meminta maaf kalau ada beberapa kalangan yang merasa mengalami kesulitan yang tidak bisa ditoleransi. Dengan ini, saya janji bahwa akan kami benahi.

Tetapi, mohon maklum bahwa ujian nasional kita dari waktu ke waktu harus semakin sulit untuk mengejar ketertinggalan kita,’’ kata Muhadjir seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden di Jakarta, Jumat (13/4).

Muhadjir menjelaskan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini masih lebih rendah di bandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia dan Asia Tenggara. Karena itu, Kemendik bud berusaha untuk memperbarui sistem pendidikan, termasuk di antaranya meningkatkan standar kualitas ujian nasional.

Berdasarkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA), tingkat kualitas siswa Indonesia tergolong rendah. PISA merupakan sistem ujian dari Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72 negara di seluruh dunia.

‘’Hasil PISA kita sangat rendah. Ketika PISA rendah, kami (Kemendikbud) disalahkan, tapi ketika kami menaikkan standar membuat siswa sulit, kami juga salah. Tapi, saya rasa kita terus mendorong anakanak kita semakin ber kua litas dengan meningkatkan standar ujian nasional kita,’’ tegas mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satri awan Salim mengung kap kan bahwa soal Matematika dalam UNBK menjadi soal yang banyak dikeluhkan siswa karena terlalu sulit dan tidak sesuai dengan kisi-kisi. Selain soal mata pelajaran Matematika, siswa juga mengelukan mengenai penggunaan metode esai dan analisis dalam UNBK.

“Para siswa tak hanya yang di daerah, bahkan juga di Ja karta mengeluhkan bentuk soal yang dibuat Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Ke luhan dan laporan atas sulit nya soal Matematika ini juga disampaikan oleh siswa dilaman komentar akun resmi Ke mendikbud di media sosial Ins ta gram dan telah tersebar di Twit ter dan Facebook,” ucap Satriawan.

Menanggapi masalah ini, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengingatkan Kemendikbud agar serius melakukan pembenahan atas berbagai kendala dalam pelaksanaan UNBK. Menurut Bambang, kendala yang terjadi mulai dari kendala teknis hingga materi ujian yang tidak sesuai dengan pembelajaran ke depan tidak boleh terulang lagi.

“Ke depan agar pemerintah mengantisipasi secara serius potensi kendala pada saat pelaksanaan UNBK,” katanya di Jakarta kemarin. Dari segi materi, kata Bambang, tentu harus dipastikan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang ada di lembaran soal harus sesuai dengan kisi-kisi.

Demikian juga penggunaan metode esai dan analisis harus sesuai dengan apa yang ada di kurikulum dan pembelajaran. Tidak mungkin juga siswa bisa mengerjakan pertanyaan di lembaran soal jika memang tidak pernah masuk dalam kisi-kisi atau pelajaran.

Mengenai kendala teknis, dia juga meminta agar benarbenar menjadi perhatian Kemen ikbud sebab banyak laporan yang dia terima bahwa banyak sekali kendala teknis yang terjadi pada UNBK jenjang SMK dan SMA.

Atas berbagai hal yang terjadi dalam pelaksanaan UNBK itu, Bambang selaku ketua DPR akan mendorong komisi-komisi terkait untuk berkoordinasi dengan mitra kerjanya dalam rangka meningkatkan kualitas UNBK kedepan, baik dari sisi materi mau pun teknis yang harus disiap kan.

rahmat sahid/ antara/okezone