Edisi 16-04-2018
Pemerintah Pusat Dorong APBD untuk Padat Karya


JAKARTA – Pemerintah pu sat dorong sebagian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di gunakan untuk program padat karya tunai.

Sebab selama ini program padat karya hanya dilakukan beberapa ke - menterian. Dorongan ini me ru pakan tindak lanjut im bau an Presiden Joko Widodo (Joko wi) kepada daerah. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun berencana mengeluarkan surat edar - an (SE) untuk mendorong pro gram ini. “Saya sudah lapor kepada bapak menteri bahwa dalam waktu dekat kita akan menerbitkan semacam surat edaran untuk mengimbau daerah,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Ke ua - ngan Daerah (Keuda) Kemendagri Syarifudin saat dihubungi kemarin. Dia mengatakan, program padat karya erat kaitannya dengan pelak sa na - an anggaran. Meski be gitu, ti dak semua program ha rus di padatkaryakan, me lai nkan hanya program-pro - gram ter tentu yang memung kin kan.

“Ini sangat tergantung sifat pekerjaannya karena tidak semua jenis program mungkin dilakukan secara padat karya. Tentunya p ekerjaan yang sifatnya se der - hana,” jelasnya. Mengenai waktu k e mung kinan pelaksa na an nya, Syarifudin menilai hal ter se but bisa dilakukan tahun ini. Me - nurutnya masih ada pe ker jaanpekerjaan di daerah yang be lum dipihakketigakan. Pekerjaan ter - se but biasanya dilaksanakan di pertengahan tahun. “Ada pekerjaan yang akan di - mulai pada Juni, mungkin Juli. Bia sanya itu kategori pekerjaan sederhana dan nilainya tidak ter - lalu material, sehingga tidak ha rus dilakukan pelelangan umum,” se - butnya.

Lebih lanjut dia menekankan bahwa dalam hal pengadaan ba - rang dan jasa harus tunduk pada aturan yang ada. Di sisi lain dia optimistis bahwa dengan ada nya padat karya akan ber pe ngaruh pada perekonomian rakyat. “Ini kan pelibatan masyarakat di dalam rangka pengadaan ba - rang dan jasa. Kita dorong itu agar ekonomi masyarakat ber kem - bang,” paparnya. Sebelumnya, saat kunnju - ngan kerja ke Provinsi Papua Ba - rat, Presiden Jokowi berharap pe - merintah daerah dapat men ja - lankan program padat karya tu - nai yang dibiayai APBD.

Dengan begitu masyarakat dapat diberdayakan. Di tingkat pusat, Jokowi juga telah menginstruksikan kemen - te rian-kementerian untuk memper banyak pelaksanaan program padat karya tunai di daerah. Dia mencontohkan, padat karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Ke men terian PU-PR) untuk pem bangunan jalan lingkungan yang mempekerjakan tenaga se tem - pat sebanyak 30 orang dengan upah sebesar Rp100.000 hing ga Rp150.000 per harinya.

Dita angga