Edisi 16-04-2018
Proyek Runway Soetta Selesai 2019


TANGERANG – Pengelola Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II (AP), menargetkan pembangunan runway tiga tahap pertama (section 1) selesai pada pertengahan tahun 2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan terus mendukung PT AP II untuk mencapai pembangunan runwaytiga tersebut dalam menyambut 114 pergerakan pesawat pada dua tahun ke depan. ”Tentu kita akan terus mendukung perwujudan runway tiga ini, mengingat kepadatannya yang sudah begitu besar bisa mencapai 70 hingga 80 pergerakan pesawat hanya dengan dua riwayat yang eksis saat ini,” kata Menhub Budi Karya saat meninjau pembangunan runway tiga dan taxiway yang berada di sebelah timur bandara di Tangerang, kemarin. Dia menambahkan, dengan pergerakan pesawat di runway tiga nanti sekaligus bisa menambah kapasitas pesawatdibandaratersibukdi Indonesia ini.

”Saya kira progresnya baiksehinggaapa-apa yang dibutuhkan, terutama berkaitan dengan regulasi akan kita back up,” ujarnya. Pembangunan runway tiga Bandara Soetta dibangun dengan investasi total AP II senilai Rp2,6 triliun. Pembangunannya dilakukan bertahap dan membutuhkan lahan seluas 216 hektare. Sedangkan per April 2018, PT AP II telah memiliki lahan seluas 115 hektare sehingga masih diperlukan lahan 101 hektare lagi.

Presiden Direktur PTAP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, sisa lahan yang akan dibutuhkan tersebut ditarget bisa bebas pada September 2018. ”Tanah yang dibebaskan mencakup wilayah Kota Tangerang, yakni KelurahanSelapajangJaya dan Kelurahan Benda serta wilayah Kabupaten Tangerang, yaitu Desa Bojong Renged, Desa Rawa Burung, dan Desa Rawa Rengas,” ungkapnya.

Menurut dia, dibangunnya runwayketiga, AP II akan mendapatkan keuntungan aircraft movement jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 114 pergerakan take-off dan landing per jamnya. Hal ini tentu akan ditunjang dengan adanya east cross taxiway karena pergerakan pesawat antara runway utara dan runway selatan menjadi lebih efisien.

Ichsan amin