Edisi 16-04-2018
Kejutan Ricciardo


SHANGHAI - Kejutan terjadi pada GP China di Sirkuit Shanghai Internasional kemarin. Pembalap Red Bull Racing Daniel Riciardo meraih podium pertama sekaligus memutus rentetan kemenangan Ferrari dalam dua seri pembuka Formula One (F1) musim ini.

Ric ciardo yang tampil menge san - kan dalam ba - lapan yang pe - nuh drama itu menyentuh garis finis pertama dalam tem - po 1 jam 35 menit 36,380 detik. Dia unggul 8,894 detik dari pembalap Mercedes Valtteri Bottas yang mengunci posisi kedua. Sementara podium ketiga diraih pembalap Ferrari Kimi Raikkonen yang berjarak 9,637 detik. Bagi Ricciardo, ini merupakan kemenangan pertamanya pada ajang Formula One musim ini.

Pada dua balapan sebelumnya dia hanya mampu berada di posisi keempat di Australia dan gagal finis saat balapan di Bahrain. Padahal, pembalap Red Bull Racing itu sebelumnya sempat tak yakin bisa menyelesaikan balapan di podium. Pembalap berusia 28 tahun itu merasa sangat senang karena ini menjadi kemenangan yang pertama sejak terakhir diraihnya di Baku tahun lalu. “Dua puluh empat jam lalu saya pikir hanya akan berada di grid belakang, jadi bisa menjadi juara adalah hadiah yang nyata hasil dari kerja keras kami. Saya sepertinya tidak memenangkan balapan yang membosankan. Ini kemenangan yang tidak terduga,” kata Ricciardo, dilansir crash .

Meski begitu, Ricciardo mengaku jika kemenangan ini berkat sedikit keberuntungan. Dia menilai, perubahan terbesar terjadi saat ada safety car masuk ke lintasan pada lap 31 akibat insiden yang melibatkan dua pembalap Toro Rosso, Pierre Gasly, dan Brendon Hartley. Situasi itu langsung dimanfaatkannya untuk mengganti ban medium ke soft . Hasilnya, dia berhasil menyalip beberapa pembalap untuk merebut kemenangan. “Ketika itu sangat sibuk saya mendengar tentang adanya safety car pada tikungan ke-14 dan mereka (tim) mengatakan untuk masuk. Semuanya terjadi dengan cepat. Tapi, itu sangat menentukan dan saya menang,” paparnya.

Bos tim Red Bull Christian Horner mengaku sangat senang bisa membawa Ricciardo menempati podium pertama di balapan itu. Apalagi, ini menjadi kemenangan pertama bagi timnya di Shanghai sejak terakhir terjadi pada 2009. Dia mengatakan, kerja keras tim berperan besar bagi para pembalapnya yang sempat tidak diunggulkan di lintasan tersebut. “Apa yang telah kami tunjukan akhir pekan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Semua orang, termasuk mekanik yang mengubah mesin Ricciardo tepat waktu untuk kualifikasi membuat kami menang,” ungkap Horner. Sementara itu, Bottas merasa kecewa karena gagal mempertahankan posisi terdepannya setelah direbut Ricciardo pada lap ke-46.

Alasannya, dia sangat yakin bisa merebut kemenangan karena mobil Mercedes miliknya sangat cepat. Namun, kondisi di lintasan justru sangat jauh dari harapan. “Kami terlihat kuat. Kami berada dalam masalah dengan Daniel dan hampir disalip Kimi pada akhir-akhir balapan. Itu sangat mengecewakan,” ungkapnya. Sementara itu, dominasi kemenangan Sebastian Vettel harus terhenti setelah hanya menyelesaikan balapan di po - sisi kedelapan setelah meng - alami insiden dengan Max Ver - stappen yang akhirnya me nem - pati posisi kelima setelah mendapatkan penalti 10 detik. Kondisi itu membuat Lewis Hamilton yang finis di posisi kelima naik ke peringkat 4.

Meski begitu, Vettel masih berada di posisi puncak klasemen pembalap dengan 54 poin atau unggul sembilan angka dari Hamilton yang berada di bawahnya. Di peringkat ketiga ada Bottas dengan 40 angka. Sementara Ricciardo berhasil mengum - pulkan 37 poin untuk naik ke tempat keempat.

Raikhul amar