Edisi 16-04-2018
Konser Spektakuler Katy Perry


DIVA musik dunia asal Amerika Serikat , Katy Perry , sukses memberikan suguhan panggung spektakuler dalam gelaran konser bertajuk Katy Perry: The Witness Tour di hadapan Katy Cats (fans ) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan , Sabtu (14/4) malam.

Gelaran konser ini merupakan ketiga kalinya bagi Katy Perry di Jakarta dan menyapa Katy Cats di Tanah Air dalam rangka Witness Tour dan sebelumnya hadir dalam dua konser bertajuk California Dreams (2012) dan Prismatic World Tour (2015). Sesuai tajuk konser, Witness , penonton seolah diajak menjadi saksi perkembangan musik dan evolusi penampilan Perry. Konsep konser pun dibuat menyerupai perjalanan ke luar angkasa dan alam semesta.

Tergambar jelas bahwa mantan istri Russell Brand ini memang menunjukkan kelasnya sebagai seorang entertainer sejati, di mana ketika kita menonton konser itu seperti menonton pertunjukan sirkus. Penyanyi 33 tahun tersebut selalu memboyong live band dan back-up dancers heboh yang membalut apik dan memberikan suguhan panggung luar biasa lewatan balutan kostum unik dan menarik, lighting , dekorasi, dan set piece panggung memukau, hingga properti yang sangat colorful dan surealis sesuai image tur kali ini. Salah satu kemegahan konser terlihat dari kostum megah Katy Perry.

Dia beberapa kali menggunakan kostum aneka rupa yang futuristik. Bahkan, dalam konser kali ini, Perry pun sampai berganti 5-6 kostum. Perry mengenakan outfit emas karya Zaldy yang luar biasa. Ada juga tampilannya yang mengenakan jumpsuit bling bling dengan gambar mata tepat di dada. Belum lagi, Witness Tour ini menghadirkan 10 penari, yaitu delapan perempuan dan dua pria, termasuk mantan penampil sirkus di Cirque du Soleil yang tersohor.

Menurut Evan, tujuannya membuat semuanya besar, berani, dan arsitektural. Yang pasti, semua penari itu akan menampilkan tarian yang keren, mulai yang mutakhir hingga koreo robotik dengan kesan ë80-an. Semua kemasan menarik dalam sebuah pertunjukan panggung seolah-olah membalut secara apik materi lagu yang dibawakan dari album “Witness”, seperti Chained to the Rhythm, Swish Swish, dan Hey Hey Hey maupun lagu-lagu hits dari album sebelumnya. Misalnya, Firework, Dark Horse, Roar, Part of Me , dan California Girls . Setlist ini menghadirkan sekitar 20 lagu dan konser bisa berlangsung selama dua jam.

Teriakan histeris penonton memuncak ketika panggung menjadi gelap seketika dan waktu menunjukkan sekitar pukul 20.55 WIB. Konser pun dimulai dengan hadirnya pemilik nama lengkap Katheryn Elizabeth Hudson itu yang mengenakan kostum layaknya robot. Tanpa banyak basa-basi, dia langsung membawakan lagu Roulette sambil berdiri di properti dadu besar dengan latar belakang LED besar berbentuk mata yang merupakan simbol tajuk konser ini, yakni Witness. “Halo, Jakarta selamat malam, apa kabar kalian, apakah kalian bersenangsenang dan bergoyang malam ini? Lagu berikut semoga lagu favorit kalian semua,” sapanya kepada penonton seraya melantunkan lagu Dark Horse, disusul Chained to the Rhythm, sambil mengajak penonton bergoyang bersama.

Selepas lagu Teenage Dream, Hot and Cold Last Friday Night dihadirkan di panggung Katy yang membuka baju luar berganti dengan baju dalaman dengan LED bertuliskan Cold and hot yang merupakan judul lagu yang akan dibawakan berikutnya. Selanjutnya, Katy Perry tampil menarik dengan latar layar LED raksasa yang menampilkan mata. Efeknya, penampil yang tengah berada di panggung terlihat bak semut kecil. Evan pernah membuatkan rancangan panggung yang menampilkan lapangan basket raksasa untuk lagu Swish Swish hingga dadu multifungsi superbesar.

Permainan LED panggung dan baju yang dikenakan dia dan dancer yang begitu memukau pun kembali dihadirkan dalam lagu E.T , dipadu properti robot panggung nuansa futuristik seperti berada di zaman lain Penonton kembali diajak bergoyang lewat dua lagu dari album “Witness”, yakni Bon Appetit di akhir masuk sebuah benda berbentuk kapsul, disusul lagu Wide Awake until Cooling Down. “Terima kasih Indonesia, aku cinta kamu. Saya ucapkan terima kasih bisa kembali konser di sini,” katanya dengan bahasa Indonesia terbata-bata.

Thomasmanggalla