Edisi 16-04-2018
Pemko Makassar Percepat Rekrutmen Kerja Magang ke Jepang


MAKASSAR - Pendaftaran program magang ke Jepang yang sebelumnya dijadwalkan mulai dibuka pada Mei mendatang dipercepat.

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar bahkan sudah membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria untuk mendaftarkan diri mulai Senin (16/4) hari ini. Kepala Bidang (Kabid) Informasi Pasar Kerja (IPK) dan Peningkatan Produktivitas Kerja Hadirman mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan program tersebut kepada seluruh masyarakat melalui pihak kelurahan. “Besok (hari ini) sudah kita buka lokernya, silakan datang ke kantor (Disnaker),” ujarnya.

Masyarakat yang nanti berkesempatan ikut dalam program magang ke Jepang akan ditempatkan di beberapa bidang pekerjaan, seperti teknis mesin, otomotif, hingga perawat. Tahun ini, kata dia, hanya menyiapkan kuota maksimal 150 orang yang nanti akan dikirim mengikuti tahapan selanjutnya di Kementerian Ketenagakerjaan. Namun, tidak menutup kemungkinan dari 150 orang yang disiapkan pemerintah kota, hanya empat atau lima orang yang berhasil diberangkatkan ke Jepang. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan menambahkan, kesempatan magang ke Jepang hanya diprioritaskan untuk masyarakat Kota Makassar. Karena itu, salah satu persyaratannya dengan melampirkan KTP Makassar bukan surat domisili.

“Ini kesempatan bagus untuk masyarakat, bayangkan sudah 12 tahun baru kali ini dapat kesempatan dari pemerintah pusat,” ujarnya. Dia mengaku sudah menyosialisasikan program tersebut kepada seluruh masyarakat. Karena itu, dia berharap seluruh masyarakat bisa memanfaatkan program tersebut. Menurutnya, setelah tahapan sosialisasi, maka dibuka pendaftaran resmi. Setelah itu, dilanjutkan dengan persiapan bagi peserta yang lolos untuk dikirim ke Jakarta mengikuti proses berikutnya. Persiapannya, seperti tes kesamaptaan, matematika, kesehatan, tes fisik, dan wawancara. Ini tentu agar peserta yang dikirim bisa lebih matang saat mengikuti serangkaian tes di Jakarta.

“Setelah mendaftar, mereka dites terlebih dahulu sebelum tes di Jakarta, tujuannya agar terbiasa dan permantap,“ ujarnya.

Vivi riski indriani