Edisi 17-04-2018
Ciletuh dan Rinjani Dapat Predikat UGG


JAKARTA - Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan Geopark Rinjani, Nusa Teng gara Barat (NTB) resmi mendapatkan predikat sebagai UNESCO Global Geopark (UGG).

UNESCO juga mengesahkan 11 geopark lain dari 11 ne gara sebagai UGG. Pengesahan ketiga belas geopark di dunia tersebut, ter masuk Ciletuh dan Rinjani, di sampai kan dalam sidang Exe cutive Board UNESCO ke-204, Ko misi Prog ramme and Ex ter nal Re la - tions di Paris, Prancis, Ka mis (12/4). “Ke-13 usulan ter sebut ju ga diterima tanpa per de batan. Artinya, semua ne gara menye tujui kawasan Ci letuh Pa la - buh anratu sebagai UGG,” ujar Da na Budiman, ge ne ral manager Ba dan Pengelola Ge o park Ci le - tuh-Pa la buh an ratu, dalam ke - te rangan pers nya kemarin. Wajar Ciletuh mendapat peng akuan dunia. Geopark itu sa - ngat luar biasa. Keindahan alam - nya lengkap.

Ada lanskap, gu - nung, air terjun, sawah, la dang, dan berujung di muara su ngai ke laut. Tim UNESCO se n di ri sudah me nilai geopark itu awal Agustus 2017. Kini de ngan pr edikat UGG, Ci letuh akan men jadi destinasi wi - sa ta du nia. “Ka rena itu, Ge o park Ci le tuh ha rus cepat d i kem bang - kan agar bi sa meng hi dup kan eko - no mi ma syarakatnya,” ujar Dana. Geopark Ciletuh juga di ke li l - ingi hamparan alluvial de ngan ba tuan unik dan pe man dangan yang indah, termasuk ke ber - ada an pantai yang indah. Bah - kan, menariknya, Geopark Ci le - tuh juga punya ombak yang di - su kai para surfer dunia.

Te ngok sa ja Pantai Cimaja, se ring ter pi - lih sebagai lokasi lom b a surfing be r skala internasional. Yang jelas, banyak hal yang di la kukan pemerintah untuk me n jadikan Ciletuh sebagai k a - wa san terpadu, misalnya pem - be r dayaan masyarakat lo kal, pe ngembangan desa bi na an, geo wisata, homestay. Tak hanya dapat mem pel a ja - ri adat dan budayanya, para wi - satawan juga bisa m eni k mati be ragam objek wisata ek so tis di Geo park Ciletuh, se per ti kei n - dah an air terjun Awang, Taman Pur ba, Bukit Panenjoan. Di kawasan seluas 126.100 hek tare atau 126,1 km2 itu juga ter d apat banyak destinasi wi sa ta ke las dunia. Luas geo park sen diri me liputi 8 ke ca mat an mulai Ci so - lok (Pantai Ci maja) sampai Ujung Ge n teng (Ciemas).

Na mun, m a - sih ba nyak pekerjaan ru m ah yang ha rus dilakukan pe merintah dan ma syarakat se tem pat un tuk men ja dikan Geo park Ci le tuh itu se ma kin baik dan d i ke nal dunia. Sementara itu, General Ma - na ger Geopark Rinjani Chairul Mah sul juga mengaku ber syu - kur atas penetapan Geopark Rin ja ni sebagai UGG. Menurut dia, tanda-tanda Gunung Rinjani akan menjadi Global Geo park se benarnya telah terlihat saat NTB ditunjuk sebagai tu an rumah Asia-Pasific Geopark Network Symposium, yakni per te - mu an seluruh anggota Geopark se-Asia-Pasific pada 2019.

“Secara de facto,Gunung Rinjani sudah menjadi geopark dunia sejak ditunjuknya NTB men jadi tuan rumah kegiatan Asia-Pasific Geopark Network Sym posium pada 2019. N a mun, peng umuman resminya di k eluar kan April 2018. Se dang kan pe nyerahan piagam se bagai ang gota baru geopark dunia akan dilaksanakan di Italia pada Sep tember 2018,” imbuhnya. Dengan peningkatan status ter s ebut, bakal ada perubahan di Kawasan Gunung Rinjani. Sa - l ah satunya, kawasan Gunung Ri n jani akan semakin dipro mo - si kan ke masyarakat int er na sio - nal, termasuk juga di ratusan geo park dunia lainnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, semakin ba nyak pengakuan dunia yang mam pir ke Indonesia, itu akan semakin me naikkan pamor Indonesia. Pe netapan ini juga akan me ning katkan kunjungan wi sa ta wan ke NTB yang nantinya akan ber imbas pada peningkatan eko nomi NTB.

M ridwan