Edisi 17-04-2018
KPK Dinilai Abaikan Kasus Besar


YOGYAKARTA - Putusan praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono menjadi tersangka kasus Bank Century, dinilai tamparan keras bagi lembaga antirasuah tersebut.

Seharusnya tanpa putusan praperadilan, KPK wajib me - nun taskan kasus tersebut. “Putusan praperadilan ini me - nampar KPK. Kasus ini wajib di - tuntaskan karena dalam dak - waan Budi Mulya, KPK sudah cantumkan nama-nama yang diduga terlibat dan turut serta melakukan, di antaranya B oe - diono, Mulia Hadad, dan lainnya,” tegas peneliti Pusat Ka jian Antikorupsi (Pukat) UGM Zainur Rohman di Yogya kemarin. Zainur menyayangkan kini KPK lebih sibuk menangani operasi tangkap tangan (OTT) kepala daerah daripada menyele saikan kasus-kasus besar seperti Century, BLBI, dan Garuda.

Padahal, OTT kepala daerah bisa dilimpahkan ke pada penegak hukum lainnya. “OTT itu levelnya di kabupaten dan kota. Tetapi setelah OTT, jika dipandang bisa dili m pahkan misalnya kepada kepolisian atau kejaksaan, tinggal dilim - pah kan. Nanti setelah itu di la - kukan supervisi,” ungkapnya. Dia menegaskan, KPK di - tuntut profesional dalam me - nangani kasus Century. KPK d i - minta tidak terpengaruh te r ha - dap orang-orang yang ber ke - pentingan dalam kasus ter - sebut. “Penyelesaian kasus ko - rupsi Bank Century menjadi ujian profesionalitas bagi KPK,” terangnya. Zainur menjelaskan saat ini Deputi Penindakan KPK dijabat oleh Firli. Sebelumnya, Firli men jabat kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Boediono pada 2012.

“Deputi Penindakan KPK sekarang ini adalah mantan ajudan Wapres Boediono tahun 2012. Ini cu kup menarik, ujian prof e sio na li tas juga bagi KPK,” tandas Zainur. Meski demikian, Zainur m e - ngatakan putusan praperadilan tidak bisa dijadikan dasar pija - kan KPK untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka. KPK kata dia bisa menetapkan seseorang menjadi tersangka dengan alat bukti yang cukup. Artinya KPK perlu melakukan proses penyidikan dan pe nye - lidikan kepada masing-m asing terduga supaya bisa di kum - pulkan alat bukti dan kons - truksi hukumnya.

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Abraham Samad menyebut KPK sedang mengalami per tarungan yang luar biasa dalam kasus Bank Century. KPK tengah diuji kredibilitas dan marwahnya apakah masih bisa dipercaya sebagai lembaga yang independen atau lembaga yang tidak bisa intervensi atau se - baliknya. “Ini ujian terbesar di KPK. Dan dia harus lulus dari ujian ini, kalau tidak lulus maka terjadi arah balik pemb e ran - tasan korupsi dan ini berbahaya karena KPK sudah lumpuh,” tegasnya. Abraham menyebutkan, lam batnya kasus penanganan Bank Century lantaran KPK kekurangan penyidik.

Untuk menangani seluruh kasus yang ada di Indonesia, KPK hanya me miliki beberapa ratusan pe nyidik. Kondisi ini sangat mem - pengaruhi kinerja KPK. “Saya yakin kasus ini bisa ditangani, cuma waktunya tidak yakin bisa ditangani sesuai dengan pikiran kita,” tegasnya. Abraham juga menyarankan KPK tidak perlu mencekal man - tan Wakil Presiden Boediono. Menurut dia, berdasarkan profil Boediono, yang bersang - kutan tidak mungkin untuk melarikan diri. Abraham juga meyakini keterlibatan Boe dio - no dalam kasus ini lantaran se - dang berada dalam rezim yang tidak terlalu tepat, bukan se - mata-mata keterlibatan pri ba - di.

“Saya yakin keterlibatan beliau bukan seorang diri, tapi re - zim yang tidak terlalu tepat,” tegasnya. Sebelumnya, hakim PN Ja - karta Selatan mengabulkan gu - gatan praperadilan yang di aju - kan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terhadap KPK dalam kasus korupsi Bank Century. Dalam amar putusan, hakim memerintahkan KPK selaku termohon menetapkan mantan Gubernur Bank Indo - nesia Boediono beserta pihakpihak lainnya sebagai ter sangka.

“Memerintahkan ter mo hon untuk melakukan pro ses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undang - an yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Ce n - tury dalam bentuk melakukan pe nyidikan dan menetapkan ter sangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede, dan kawan-kawan,” ujar Humas Pengadilan Negeri Jakar ta Selatan Achmad Guntur. Hakim eksepsi termohon seluruhnya dan mengabulkan permohonan praperadilan pe - mo hon untuk sebagian. Se lu - ruh nama yang disebutkan ha - kim praperadilan PN Jaksel tertuang dalam dakwaan Budi Mulya. Mereka dinilai terlibat dalam skandal bailout Bank Cen tury. “Nanti akan disam pai - kan, terserah KPK menyikapi putusan itu,” kata Achmad.

KPK sebelumnya telah meng eksekusi mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya yang dihukum 15 tahun penjara dalam kasus ini. Ber da - sarkan kasasi yang diajukan JPU, pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek kepada PT Bank Century Tbk oleh Budi Mulya dilakukan dengan iktikad tidak baik.

Ainun najib