Edisi 17-04-2018
Kemacetan di Jalan Tol Berkurang 40%


JAKARTA - Setelah berhasil mengurai kepadatan kendaraan di ruas tol Cikampek-Jakarta melalui sistem ganjil-genap, kini giliran tol Jagorawi dan Tangerang memberlakukan kebijakan tersebut.

Ganjil-genap di tol Jagorawi diterapkan di Gerbang Tol (GT) Cibubur 2 arah Jakarta pada pukul 06.00-09.00 WIB setiap Senin-Jumat kecuali hari libur nasional. Kemudian, pene rap - an lajur khusus angkutan umum (LKAU) dari Bogor-Pa - sar Rebo arah Jakarta. Ganjilge nap juga didukung pengem - bangan rute JR Connexion di lokasi perumahan prioritas, yak ni Legenda Wisata, Citra Grand, Cibubur Country, Met - land Transyogi, serta Cibubur Residence. Ganjil-genap di tol Ta nge - rang-Jakarta diujicobakan di GT Tangerang 2 dan GT Kun - ciran 2, lalu lajur khusus bus dan pengendalian truk go - longan III-V mulai tol Cikupa- Tomang un tuk dua arah.

“Un - tuk mendu kung perpindahan pengguna dari mobil pribadi ke bus pada dua ruas jalan tol itu, kami siap kan masingmasing 20 bus dengan tarif terjangkau dan bisa di tam bah jika diperlukan,” ujar Ke pala Badan Pengelola Trans portasi Jabodetabek (BPTJ) Ke - menterian Perhubungan Bam - bang Prihartono ke marin. Uji coba ganjil-genap di tol Jagorawi dan Tangerang mulai Senin (16/4) hingga akhir April. Paket kebijakan pengurai ke ma - cetan ini diterapkan secara efektif pada Mei 2018. Penerapan ganjil-genap juga ditargetkan menghemat biaya mencapai Rp140 miliar karena memperpendek waktu tempuh dengan penggunaan bahan ba kar dan mengurangi kerusakan jalan.

“Kebijakan ini untuk meng ubah pikiran orang meng gu nakan ang kut - an umum dan massal. Kenapa demikian, ka rena sebentar lagi kita punya MRT dan LRT. Kalau tidak dari sekarang siapa yang penuhi MRT dan LRT; kalau tidak, orang susah berpindah dari mo bil pribadi karena sudah nya man sekali,” kata Bambang. Kebijakan ganjil-genap tar - get nya meningkatkan rasio peng guna jalan dengan kapa - sitas jalan tol (V/C Rasio) men - jadi 0,5 hingga 0,6 dari kondisi saat ini lebih dari satu pada titik tertentu, khususnya pada jamjam sibuk.

“Kebijakan serupa di tol Cikampek-Jakarta hasil eva luasi selama empat pekan (12 Maret-6 April) berhasil me - nu runkan V/C Rasio sekitar 46%. Sementara itu, pe ning - katan rata-rata kecepatannya sekitar 10-20% pada jam pember lakuan kebijakan pukul 06.00-09.00 WIB,” ungkapnya. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menilai penerapan ganjil-genap di ruas jalan tol cukup efektif mengurangi kemacetan di Ja - karta. Pasalnya, kebijakan ter - sebut mampu membatasi jum - lah kendaraan dari luar Jakarta. “Kalau ganjil-genap di tol masuk Jakarta efektif, maka di Jakarta berdampak efektif juga,” kata Andri.

Meski tidak merinci berapa jumlah pengurangan kendara - an, jumlah kendaraan pasca - penerapan ganjil-genap mulai berkurang. Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di tol Tangerang-Jakarta mulai teratur dan tidak saling ber - tumpuk. Di Jalan Tomang dan S Parman juga terlihat kendaraan cukup lengang. Terhadap kondisi jalur di Ta ngerang dan Bogor, Dishub DKI masih melakukan moni - to ring. Dia berencana mengevaluasi dan merapatkan dengan forum komunikasi trans - portasi Jabo detabek untuk merumuskan aturan ganjilgenap baru, salah satunya me - majukan jam kebija kan ganjilgenap di Sudirman-MH Thamrin agar jalan tol dalam kota bisa terurai.

Untuk mendukung ganjilgenap, PT Transportasi Ja - karta menambah empat bus yang bia sa beroperasi di rute Tangerang-Jakarta. Head of Com mu ni ca tion PT Trans - por tasi Jakarta Wibowo me - nga takan, setiap harinya Trans ja karta rute Ta ngerang ber op e rasi sebanyak 38 unit, kini jumlah bus men capai 42 unit. “Transjakarta ada pe - nam bahan bus untuk im ple - men tasi ganjil-genap di tol Ta ngerang. Biasanya ratarata beroperasi 38 bus di - tambah menjadi 42 unit,” ujar Wi bowo. Bus rute Tangerang terdiri atas tiga rute, yakni Poris-Bun - daran Senayan, Poris-Juanda, dan BSD-Grogol.

Tarif yang di - kenakan Rp3.500 lantaran bus - nya reguler, bukan bus Royal - trans yang beroperasi di rute Bekasi. Pelayanan Transjakarta di rute Tangerang bukanlah hal baru. Tidak ada rute khusus ataupun bus khusus yang akan dikerahkan seperti di Bekasi. Untuk di Cibubur, Trans ja - karta menambah lima bus baru dari sebelumnya hanya empat bus. “Kita upayakan pelan-pelan ditambah,” ucap Wibowo.

Yan yusuf/ okezone