Edisi 17-04-2018
Liga Arab Kecam Intervensi Iran


DHAHRAN - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab mengecam intervensi Iran pada berbagai masalah di negara-negara Arab.

Arab Saudi yang mengambil alih kepemimpinan Liga Arab dari Yordania juga mengumumkan pertemuan ini disebut KTT Quds (Yerusalem) sebagai dukungan untuk rakyat Palestina. Arab Saudi dan Iran selama beberapa dekade berebut pe - ngaruh di kawasan yang kini di - landa berbagai perang di se jum - lah negara, termasuk Yaman dan Suriah. Pernyataan bersama Liga Arab menyerukan lebih banyak sanksi internasional pada Iran. Mereka juga mendesak pe na - rikan milisi pro-Iran dari Suriah dan Yaman.

“KTT mengecam intervensi Iran dalam masalah dalam ne - geri di negara-negara Arab, baik melalui mendorong konflik sektarian atau menempatkan milisi di negara-negara Arab, seperti Lebanon, Irak, dan Ya - man, serta menampung para te - roris Al Qaeda,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Saudi Adel al-Jubeir saat konferensi pers dikutip kantor berita Reuters, kemarin. Iran menyangkal semua tuduhan itu. Teheran juga me - ngecam pernyataan bersama Liga Arab itu merupakan hasil tekanan Saudi. “Bayangan besar kerusakan kebijakan Saudi menjadi bukti dalam per nyataan akhir KTT,” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Bahram Qa semi di Teheran dikutip media lokal.

KTT Liga Arab juga me negaskan kembali dukungan pada Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina masa depan. Langkah ini melawan pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Ye - rusalem sebagai ibu kota Israel. Negara-negara Arab mengecam langkah AS tersebut. Para delegasi Liga Arab ber - janji mendukung Palestina yang ingin Yerusalem Timur menjadi ibu kota negara masa depan. Raja Arab Saudi Salman juga menyatakan kerajaannya menyumbang USD200 juta untuk membantu rakyat Palestina, ter masuk USD50 juta untuk Badan Kerja dan Pemulihan PBB (UNRWA) yang menangani warga Palestina.

Qatar tidak mengirim pejabat senior pada KTT Liga Arab kali ini sebagai wujud per selisihan 10 bulan dengan Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir yang masih ter - jadi. Empat negara itu memutus hubungan diplomatik dan trans portasi dengan Qatar sejak Juni lalu karena dituduh mendukung terorisme. Qatar menyangkal tuduhan itu dan menegaskan boikot itu hendak mengganggu kedaulatannya. “Delegasi Qatar dipimpin oleh perwakilan tetap di Liga Arab Saif bin Muqaddam al- Buainain,” ungkap laporan kantor berita Qatar.

Sebagian besar dari 22 negara anggota mengirim kepala negara atau kepala peme rintahan dalam KTT itu. Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al- Thani memimpin delegasi Qatar saat KTT tahun lalu di Yordania. Sheikh Tamim kembali ke Doha pada Sabtu (14/4) dari perjalanan ke AS untuk ber - temu Presiden Trump. Trump secara terbuka mendukung Sau di dan UEA di awal krisis, tapi sekarang mendorong re so - lusi memulihkan kembali persatuan Arab Teluk dan men - jaga persatuan melawan Iran.

Ditanya mengapa Qatar ti - dak hadir di agenda KTT, Menlu Saudi Adel al-Jubeir menya takan, “Karena Qatar tidak ada di agenda. Ini bukan isu besar. Ini bukan masalah besar. Ini masalah sangat, sangat kecil.” Menlu Saudi juga men je - laskan itu akan selesai, jika Qatar memenuhi permintaan dari negara-negara yang mem - boi kotnya, termasuk menutup stasiun televisi Al Jazeera dan mengurangi hubungan dengan Iran. KTT Liga Arab juga menye - ru kan penyelidikan inter na - sional atas kejahatan peng gu - naan senjata kimia di Suriah.

“Kami tekankan kecaman mut - lak kami tentang penggunaan senjata kimia pada rakyat Su - riah dan kami meminta inves ti - gasi internasional independen menjamin penerapan hukum internasional pada siapa saja yang terbukti menggunakan senjata kimia,” ungkap per nya - taan bersama Liga Arab. Mereka juga menegaskan pentingnya solusi politik dalam perang Suriah. Saudi dan aliansinya mendukung serang - an rudal oleh AS, Inggris, dan Prancis pada fasilitas senjata kimia Suriah pada Sabtu (14/4).

Suriah menyangkal meng gu na - kan atau memiliki senjata kimia dan menganggap serangan itu aksi agresi. Rusia dan Iran serta Hezbollah dari Lebanon dan milisi Syiah Irak membantu Presiden Suriah Bashar al-As - sad tetap berkuasa dan berhasil mengalahkan para pem be - rontak. Suriah telah dinonaktifkan dari keanggotaan Liga Arab pada 2011. Tunisia akan menjadi tuan rumah dalam KTT Liga Arab selanjutnya pada 2019.

Syarifudin