Edisi 17-04-2018
PKS Buka Opsi Dukung Selain Prabowo


CALON presiden (capres) sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto terancam kehilangan dukungan PKS dalam pemilu presiden (pilpres) pasalnya, internal PKS terbelah dalam menghadapi pencalonan di pilpres.

Ada yang mendukung Prabowo Subianto, ada juga yang men du kung Jenderal TNI (Purn) Ga tot Nur - mantyo sebagai capres. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hida - yat Nur Wahid menga ta kan, Par tai Gerindra dan PKS ma sih ha rus menyepakati capres dan ca wapres (calon wa kil presiden) dalam pertemuan selanjutnya karena antara dua parpol ini su - dah memenuhi syarat minimal pencapresan 20% kursi DPR. Dengan de mi kian, ruang untuk merubah Pra bowo sebagai ca - pres masih ter buka lebar.

“Ya ter gantung dari kesepakatan par tai-partaiyangakanber koa - lisi. Apakah kemudian Gerin - dra tetap de ngan pak Prabowo atau kemu dian pak Prabowo melihat bah wa beliau me ne - rima man dat kemudian beliau menyarankan agar kemudian yang lain, itu kan selama di - daftarkan ke KPU (Komisi Pe - milihan Umum), se muanya masih mungkin terjadi ke depan,” ka ta pria yang akrab di - sapa HNW itu di Gedung MPR, Jakarta, kemarin. Menurut HNW, politik itu sa ngat dinamis dan selama be - lum didaftarkan ke KPU tentu saja semua masih mungkin be - ru bah termasuk posisi Prabowo se bagai capres. Terlebih, Pra no wo juga belum secara de - fi nitif menyatakan diri sebagai capres melainkan hanya me - nya takan kesiapannya jika di - beri mandat sebagai capres.

“Ja di wartawan jangan terlalu me maksakan untuk pak Pra - bo wo atau pak Jo kowi siapa ta - hu silakan yang lain. Intinya ada lah sebelum ke mudian pen - daf taran ditutup dan sebelum di daftarkan calon-calon itu se - mua kemungkinan masih mung kin terjadi,” ujarnya. Adapun koalisi, HNW men - je laskan bahwa komunikasi ma sih terus dilakukan antara lain dengan Partai Gerindra, PAN, Partai Demokrat dan partai lain nya. Karena semua masih di na mis sampai nanti didaftarkan ke KPU. Mengenai 9 nama capres/ ca wapres PKS, dia mengakui bah waberdasarkansuarater ba - nyak di internal PKS suara te r - banyak dipilih Ahmad Her ya - wan kemudian dirinya, Anis Matta urutan ketiga, Irwan Prayitno urutan keempat, ke lima Sohibul Iman dan se te rus nya. Hal itu disampaikan okeh Tim Ko munikasi dan Sosialisasi yang diketuai oleh Sekjen PKS Mustafa Kamal.

Tapi un tuk siap yang akan dipilih se ba gai capres atau cawapres ber gan tung pada hasil komu ni kasi dengan ka - wan koalisi. “Un tuk meng ko - munikasikan maka bukan lagi urut an. Tapi mana yg bisa di te - rima kawan koalisi. Kalau dia dite rima ber arti dia memberi - kan tam ba han potensi peme - nang an di pil pres,” tandasnya. Hal se na da disampaikan kader PKS Na sir Djamil. Menurutnya, se be lum menanyakan siapa ca - wa pres PKS yang akan dipilih Ge rindra tentu harus dipas ti - kan apakah Prabowo mungkin ma ju di pilpres, dirinya sendiri ti dak meyakini Prabowo maju dan tiket Partai Gerindra akan diserahkan ke calon lain.

“Saya punya analisa itu tiket itu akan diberikan ke orang lain. Yang paling berkesempatan untuk mendapatkan itu adalah GN (Gatot Nurmantyo),” kata Ang - gota Komisi III DPR itu di Gedung DPR. Nasir menjelaskan, per nya - ta annya itu bukan tanpa alasan karena, pilpres tentu mem bu - tuhkan biaya yang sangat besar dan Prabowo nampaknya su - dah banyak kehabisan logistik di pilpres 2014 lalu kecuali, da - lam 5 tahun terakhir Prabowo berhasil mengumpulkan kem - bali modalnya yang sudah ter - kuras kemarin. “Tapi saya pu - nya firasat Prabowo tidak ma - ju. Dia akan memberi tiket itu ke calon yang lain,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, sejauh ini tidak ada gejala Gerindra me ngusung capres lain di luar Pra bowo karena faktanya, dua nama teratas saat ini Jokowi dan Prabowo. Di internal Ge - rin dra pun sudah final dan Pra - bo wo sudah menyatakan maju. “Jadi kalau ada orang-orang yang masih berusaha melakukan tafsir atau interpretasi, saya kira itu orang-orang yang punya agenda setting berbeda aja,” kata Fadli di Gedung DPR. Karena itu, Fadli mene gas - kan bahwa pencapresan Pra bo - wo sudah final, tinggal ba gai - ma na proses selanjutnya da - lam waktu 3,5 bulan ke depan se be lum pendaftaran ke KPU.

Untuk itu, Fadli meminta agar tidak lagi mengolah isu bahwa Pra bo wo masih akan me nentu kan ca pres lain. “Gerindra 100% pasti berkontestasi di pilpres, malah Gerindra ter masuk yang diang gap paling maju. Kalau yang lain Pak Jokowi memang sudah pas ti? Kan belum tentu juga baru per nya taan-pernyataan sepi hak juga semua,” tegasnya.

Kiswondari