Edisi 17-04-2018
Bukan Hanya Membangun Rumah, Tapi Mendirikan Komunitas


Eksistensi Toll Brothers di bisnis real estate selama 50 tahun membuktikan bahwa permintaan akan hunian nyaris tak pernah surut, bahkan di segmen rumah mewah sekalipun.

Ekspansi terus dilakukan, tak hanya dalam membangun rumah namun juga komunitas. C EO Toll Brothers Doug - las C Yearley Jr me nga ta - kan kalau perusahaan fo kus mengembangkan pe rusahaan ke pasar urban. Toll Bro - thers akan menggaet lebih banyak pasar di Washington dan Boston. Di New York, mereka juga akan membangun pu luhan bangunan di Manhattan dan Brooklyn. “Kami akan terus mem per - kuat brand dan menjadi lebih besar,” ujar Yearley. “Kami juga akan ekspansi ke China,” katanya dilansir The New York Times . Investasi tanah juga masih terus dilakukan Toll Brothers. Dari tahun ke ta hun, strategi utamanya tidak be ru - bah.

“Kami masih mencari keuntungan di atas USD1 miliar dan kami akan terus membeli tanah untuk dibangun rumah di masa mendatang,” ujarnya. Toll Brothers juga optimistis kalau penjualan rumah akan terus baik di AS. Tingkat pengangguran juga pada titik terendah dalam 15 tahun terakhir. “Eko nomi masih terus tumbuh. Pasar saham masih kuat,” kata Yearley. “Harga rumah juga terus naik,” ka - tanya. Untuk membeli tanah murah, Yearley mencari tanah yang dijual dari perusahaan bangkrut. Harga tanahnya relatif lebih murah. Faktor lokasi tanah juga menjadi penentu. “Kami bukan hanya membangun rumah, tapi men - dirikan komunitas,” ujar Yearley.

Toll Brothers didirikan pada 1967 di Pennsylvania oleh Robert I Toll dan Bruce E Toll. Robert atau dikenal dengan Bob meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Pennsylvania dan sarjana akuntansi dari Universitas Cornell. Sedangkan Bruce meraih gelar sarjana akuntansi dari Universitas Miami. Toll Brothers terus melakukan eks - pansi. Pada 2011, Toll Brothers mem - beli CamWest Development di Seattle dengan harga tidak dirilis ke publik. Pada November 2013, Toll Brothers se - pakat membeli Shapell Industries se - nilai USD1,6 miliar dan menjadikan putri Nathan Shapell, Vera Guerin, se - orang miliarder.

Pada 2014, Toll Brothers hadir di Hous ton dengan membeli 3.700 hek - tare tanah dengan nama Sienna South dan mendirikan 6.500 rumah mewah. Me reka juga ekspansi ke New York de - ngan membeli Gramercy Park pada Ja - nuari 2015. Hingga September 2015, Toll Brothers telah membangun 47.200 rumah. Terbaru pada April lalu, Toll Brothers membeli Coleman Real Estate Holding, salah satu perusahaan properti terbesar di Boise, Idaho, AS. “Dengan ekspansi, kami akan membangun brand Toll Bro - ther yang kuat. Kami juga akan me layani semakin banyak pelanggan,” ung - kap Yearley.

Toll Brothers disebut sebagai Most Admired Home Building Company oleh majalah Fortune pada 2015. Peru sahaan itu masuk dalam peringkat 39 oleh ma jalah Fortune sebagai perusahaan paling cepat berkembang pada 2014. Majalah Builder juga menempatkan Toll Brothers sebagai “Builder of the Year” pada 2012 dan 2014. Pada 2016 lalu, Toll Brothers disebut sebagai “No. 1 homebuilder” versi ma - jalah Fortune dalam survei terhadap 1.500 perusahaan paling diimpikan. “Pengakuan itu berulang kali oleh ma - jalah Fortune merupakan penghargaan ter besar bagi kami dan dedikasi kami un tuk pelanggan dan komunitas,” ujar Yearley.

Bersamaan dengan penghargaan itu, wakil chairman Toll Brothers, Bruce E Toll, mengumumkan pengunduran dirinya pada 8 Maret lalu. “Ketika saya dan Bruce membangun Toll Brothers se - kitar 50 tahun lalu, kami tidak pernah ber mimpi kalau perusahaan ini akan men jadi seperti ini,” kata Robert Toll. Toll mengungkapkan bahwa ber - bagai penghargaan yang diterima pe ru - sahaan itu menunjukkan kerja mereka memiliki makna.

“Kami bekerja layaknya seperti keluarga sehingga kami bisa menciptakan rumah dan membangun komunitas yang luar biasa,” kata Toll.

Andika hendra