Edisi 17-04-2018
Kuasai Prancis


PARIS – Angka tujuh memiliki arti penting bagi Paris Saint-Germain (PSG). Les Parisiens baru saja memastikan gelar Ligue 1 ketujuh sepanjang sejarah usai mempermalukan musuh bebuyutan yang juga juara musim lalu, AS Monaco dengan skor 7-1, Senin (16/4).

Tampil di hadapan ribuan pendukung yang memadati di Parc des Princes, PSG berpesta lewat gol yang dilesakkan Giovani Lo Celso (14, 27), Edinson Cavani (17), Angel di Maria (20, 58), Julian Draxler (86), dan gol bunuh diri Radamel Falcao (76). Sementara Monaco hanya bisa mencetak gol penghibur melalui Rony Lopes (38). Hasilnya, PSG sukses mewujudkan impian meraih gelar Ligue 1 di kandang untuk per - tama kalinya sejak 1994. Mereka semakin kukuh di puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan 87 poin dan tidak mungkin lagi dilengserkan. PSG mengangkangi Monaco dengan keunggulan 15 poin, di mana hanya tersisa lima laga lagi.

Kemenangan meyakinkan tersebut jelas menggambarkan dominasi PSG sebagai tim terkuat Ligue 1. Tercatat, me - reka telah mengemas 28 kemenangan dari 33 pertan - dingan sepanjang musim ini. Dari sisi produktivitas, PSG tergolong luar biasa. Sejauh ini, mereka telah mencetak 103 gol dari 33 partai atau ratarata tiga gol per pertandingan. Pencapaian apik tersebut terasa istimewa bagi Pelatih PSG Unai Emery. Bagi Emery, itu merupakan trofi Ligue 1 pertamanya sejak menangani PSG pada 28 Juni 2016.

Arsitek asal Spanyol itu mengaku sangat senang dengan kinerja pasukannya yang sudah tampil luar biasa sepanjang musim dan layak mendapatkan apresiasi. Mengenai rumor yang me - ngabarkan posisinya belum di - pastikan aman meski meng - antarkan tim meraih gelar juara, Emery mengaku tidak peduli. Dia menegaskan bahwa tugasnya adalah memberikan yang terbaik bagi PSG, bukan membahas soal masa depannya. ”Klub dan fansakan selalu ada di PSG. Sementara lain datang silih berganti. Tapi, saya senang dengan proyek pribadi saya. Kami menunjukkan respons bagus seusai ditahan Saint Etienne pekan lalu de ngan mengalahkan Monaco. Ini adalah ciri kekuatan tim yang besar.

Saya selalu percaya dengan tim, dengan atau tanpa saya,” kata Emery, dilansir ESPN. Meski begitu, dukungan penuh terhadap Emery terus datang, salah satunya dari bek Marquinhos. Dia mengatakan, PSG mengalami kemajuan signifikan dalam berbagai aspek terutama dari sisi permainan. Menurut dia, PSG sekarang jauh lebih berani dalam membangun serangan. Kesuksesan PSG menjuarai Ligue 1 untuk ketujuh kali rupa - nya diakui Pelatih Monaco Mario Jardim. Namun, dia juga tidak bisa menutupi rasa kecewa lantaran menilai per - mainan timnya sangat buruk. Karena itu, Jardim mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh agar Monaco bisa tampil lebih baik di laga sisa guna meraih satu tiket ke Liga Champions.

Saat ini mereka berada di peringkat kedua klasemen sementara Ligue 1 dengan 70 poin dan hanya unggul empat poin dari Olympique Lyonnais dan Olympique de Marseille. ”Ini adalah pertandingan yang sangat buruk. Kami kalah hampir di setiap duel. Ini kekalahan terbesar dalam karier saya,” kata Jardim.

Alimansyah