Edisi 17-04-2018
PSV Jadi Kampiun di Depan Rival


EINDHOVEN –Menjadi juara di hadapan rival berat pastinya menjadi sesuatu yang menyenangkan. Itulah yang dirasakan PSV saat ini.

Tim berjuluk Boerentersebut memastikan gelar Eredivisie ke-24 setelah mengalahkan Ajax Amsterdam 3-0, Minggu (15/4). Gol PSV masing-masing disumbangkan Gaston Pereiro (23), Luuk de Jong (38), dan Steven Bergwijn (54). Tiga poin di Philips Stadion mengukuh - kan PSV di puncak klasemen sementara Eredivisie dengan 80 poin. Meski masih menyisakan tiga pertandingan tersisa, PSV sudah tidak mungkin dikejar karena berjarak 10 poin dengan Ajax yang berada di peringkat 2. Kegembiraan dirasakan seluruh anggota tim, terutama Pelatih PSV Phillip Cocu.

Menurut dia, menjadi juara dengan mengalahkan Ajax mem berinya kepuasan ter - sendiri. Ini mengingat rivalitas panjang di antara kedua tim dari masa ke masa, apalagi dengan disaksikan pendukung setia. ”Selalu terasa spesial me la - wan kompetitor. Sangat menye - nangkan bisa menunjukkan kinerja terbaik melawan mereka (Ajax). Tapi, yang terpenting adalah memenangkan gelar, tidak masalah Anda melawan siapa,” kata Cocu, dilansir football-oranje. Secara terbuka, Cocu menilai, kekompakan seluruh anggota tim yakni pemain, staf, dan fanssejak awal dimulainya kompetisi dianggapnya sebagai kunci utama kesuksesan PSV meraih gelar musim ini.

”Kekuatan utama tim adalah yang terpenting. Tim ini sungguh luar biasa. Mereka berjuang untuk kepentingan antara satu dengan yang lain, bahkan pada masa-masa sulit. Saya sangat bangga bisa merasakan momen seperti ini,” ujar Cocu. Meski bisa jadi juara pada musim ini, Cocu menyadari jika persaingan Eredivisie di periode berikutnya akan jauh lebih berat. Sebab, selain Ajak, Feyenoord yang notabene juara edisi 2016/2017 pasti bertambah kuat. Karena itu, dia berharap mampu mempertahankan konsistensi permainan terbaik yang mereka tunjukkan musim ini.

Cocu memuji permainan timnya yang konsisten di musim ini dan mampu bangkit setelah menelan kekalahan. Ya, PSV secara mengejutkan sempat dihajar Willem II dengan skor telak 0-5, Minggu (11/3). Namun, mereka langsung menggeliat dengan meraih empat kemenangan secara beruntun, termasuk kontra Ajax. ”Stabilitas adalah elemen utama kami . Kolektivitas telah membantu kami meraih gelar. Saya masih memiliki kontrak dan kami siap bekerja untuk musim depan,” pungkas Cocu.

Alimansyah

Berita Lainnya...