Edisi 17-04-2018
Bernyanyi dan Beramal lewat Gerakan Sing to Build


BENCANA alam yang melanda Mentawai dan Merapi membuat penyanyi muda berbakat, Kyla Christie, tersentuh dan mendorongnya berbuat sesuatu untuk membantu meringankan para korban lewat gerakan Sing to Build Indonesia yang dirintisnya saat berusia 10 tahun.

Kyla mengatakan, hatinya pilu menyaksikan korban bencana tsunami di Mentawai yang menghanyutkan orang tua, anak-anak, rumah tinggal, dan semua yang dimiliki. Ditambah, pada waktu yang hampir bersamaan, meletus Gunung Merapi yang abu vulkaniknya menimpa para korban. Karena itu, dia pun terpanggil menginisiasi program Sing to Build Indonesia guna mengumpulkan dana sumbangan para dermawan lewat alunan suara emasnya. Dana yang terkumpul dimanfaatkan untuk membangun kembali rumah tinggal, rumah jahit, rumah buku, rumah seni, dan rumah nyanyi untuk korban tsunami.

“Kemampuan dalam menyanyi aku gunakan untuk menunjukkan kepedulian sekaligus memberikan dampak bukan hanya kepada mereka, tapi seluruh Indonesia,” ujar Kyla Christie kepada KORAN SINDO di kawasan Kebayoran Baru belum lama ini. Kyla mengatakan, program Sing to Build Indonesia berkolaborasi dengan Mentawai Summit, Habitat for Humanity Indonesia, kemudian diadopsi Habitat for Humanity United Kingdom, berdampingan dengan program musisi Elton John. Program tersebut sudah berjalan selama tujuh tahun. Saat ini Sing to Build Indonesia telah berkembang menjadi Sing to Build the World.

Bahkan, Kyla sudah pernah tampil untuk World Bank Confrence, Give Back UNICEF, termasuk dua kali bernyanyi dan tampil spontan bernyanyi di panggung David Foster Concert. Dia membawa Indonesia juara di pentas dunia, World Championships of Performing Art, yakni olimpiade bagi para seniman pentas seni di Long Beach, California. Tidak hanya itu, kepedulian Kyla kepada orang lain juga diwujudkan ketika dia berkolaborasi dengan sahabatnya dengan mendirikan Jakarta Youth for Performing Arts yang menjadi wadah kawula muda bereksplorasi, berekspresi, berlatih, dan berkarya untuk menghasilkan pertunjukan seni berbobot dan semakin mendekati standar pertunjukan dunia.

Melalui wadah ini, banyak pemuda merasakan manfaat dan indahnya menulis naskah, melatih, bernyanyi dan berakting, berkarya, bekerja keras, dan bekerja sama untuk menghasilkan pertunjukan seni yang sukses menghibur. “Melalui network Global Youth Leaders yang sedang kami bentuk dan rencana Youth Lead Summit, kami akan membangkitkan semangat entrepreneur ,” ucapnya.

Thomasmanggalla