Edisi 17-04-2018
Keraton Serahkan Ubo Rampe Labuhan Merapi


SLEMAN –Keraton Yogyakarta telah menyerahkan ubo rampe (perlengkapan) untuk prosesi labuhan Merapi hari ini kepada juru kunci Merapi Ki Kliwon Surakso Hargo atau yang dipanggil Asih, kemarin.

Secara simbolis ubo rampe tersebut di - serahkan perwakilan Keraton KRT Widyo Sembego kepada Camat Cangkringan Mustadi yang mewakili Pemkab Sleman di pendopo kantor kecamatan setempat. Selain menyerahkan ubo rampe, Keraton juga menye rah - kan tali asih untuk Bupati Sle - man yang diterima Camat Cang kringan. Untuk labuhan Merapi tahun ini karena ber tepatan dengan labuhan ageng juga diserahkan condro watang - an (pelana kuda). Seusai menerima ubo rampe tersebut, Camat Cangkingan ke mudian menyerahkannya ke - pada juru kunci Gunung Merapi Asih.

Dengan begitu, setelah aca ra serah terima selesai, ubo ram pe untuk labuhan Merapi itu dibawa ke petilasan ke diam an Mbah Maridjan di Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan. KRT Widyo Sembego me - nga takan, secara umum untuk pro sesi labuhan tidak ada per - ubah an dan tetap sama dengan tahun sebelumnya, yaitu tetap berpedoman pada pakemnya. Hanya saja karena bertepatan dengan labuhan ageng, untuk ubo rampe ada tambahan, yaitu candro watangan (pelana kuda) yang diserahkan untuk dilabuh.

Sedangkan kegiatan labuhan Me rapi sendiri dalam jumeneng - an Raja Keraton Yogyakarta. “Selain itu, juga sebagai wu - jud rasa syukur kepada Tuhan dan leluhur yang telah menjaga Gu nung Merapi sehingga ter ja - lin komunikasi dan har monisasi,” kata KRT Widyo Sembego. Hal senada juga diung kap - kan juru kunci Merapi Asih. Ia mengatakan, tidak mendapat wangsit khusus dari Keraton Yogyakarta ataupun almarhum ayahnya, Mbah Maridjan, perihal ritual magis Keraton yang akan dipimpinnya tersebut.

“Tidak ada yang khusus, se - mua sama. Yang berbeda ini me - rupakan labuhan ageng yang di - selenggarakan setiap delapan ta hun sekali atau satu windu, yak ni adanya candro watangan (pe lana kuda),” kata Asih.

Priyo setyawan