Edisi 17-04-2018
Buang Bayi, Ibu Muda Ditangkap Polisi


CIMAHI –Malu menanggung aib karena hamil dan melahirkan bayi di luar nikah, SM, 18, nekat membuang dan menyimpan bayi yang dikandungnya di atas genteng rumah tetangganya.

Warga Kampung Sindangsari, RT04/10, Desa Taru ma ja - ya, Kecamatan Kertasari, Ka - bu paten Bandung ini terpaksa diamankan petugas dari Polsek Camahi Selatan. KapolsekCimahiSelatanAKP Sutarman mengatakan, mu lai terungkapnya kasus ini ber mula pada 10 April 2018 se kitar pukul 13.00 WIB. Saat itu ter cium bau busuk menyengat di atap rumah milik Esih di Blok Ci se gel, Jalan Sindang Sari Ba rat RT 02/09, Kelurahan Me long, Ke camatan Cimahi Sela tan, Ko ta Cimahi. Pemilik rumah kemudian menyuruh anak nya yang ber nama Sandi Wi jaya untuk me ngecek sum ber bau busuk tersebut. “Dari situlah terungkap bah wa bau busuk berasal dari ma yat bayi yang dibuang di atas gen teng dan dimasukan dalam kantung kresek,” ucapnya saat ekspose di Mapolsek Cimahi Selatan, kemarin.

Pada saat ditemukan kondisi bayi itu sangat menge naskan, karena posisinya ditindih genteng agar tidak jatuh. Ke mudian tali ari-arinya masih me - nempel namun badannya su - dah membusuk karena di per ki - rakan sudah dibuang le bih dari tiga hari. Polisi yang menda patkan laporan lang sung mela ku - kan olah TKP dan ak hirnya informasi mengeru cut kepada SM seorang kar ya wati home in - dustri pembuat pernak-pernik boneka milik Dadang. Hasil penelusuran SM di ke - ta hui sudah pulang ke ru mah - nya di Kampung Sindangsari, RT04/10, Desa Tarumajaya, Ke - camatan Kertasari, Kabu pa ten Bandung.

Saat ditemukan pe la - ku kemudian dimintai ke te ra - ng an dan akhirnya meng akui jika bayi yang dibuang keatas genteng itu adalah darah da ging nya sendiri hasil hubungan gelap dengan mantan pa carnya. Menurutnya bayi tersebut tidak lahir prematur dan memang sudah waktunya lahir. Tapi selama ini pimpinannya di tempat kerja maupun rekan-rekannya tidak mencurigai jika pe laku ini sedang hamil. Se hing - ga ketika pelaku izin ber pa - mitan pulang ke rumah orang tuanya di Kertasari, Ka bupaten Bandung tidak ada yang curiga jika dia telah me lahirkan.

Meski pelaku menga takan tidak dibantu siapapun saat mela hir - kan, polisi tetap akan me ngem - bangkan kasus ini. Pelaku SM menyebutkan ke - lahiranbayinyaitudila ku kantan - pa bantuan orang lain. Saat itu di - ri nya merasakan mu les dan sakit perut, kemudian pas ke ka mar mandi untuk BAB bayinya keluar dan disangka telah me ninggal karena tidak ber suara.

Dia meng - aku malu atas keha mila nnya dan terce tus ide naik ke atap rumah lalu membuang bayi nya ke genteng rumah tetangga se telah dibung kus kantong kre sek. “Saya malu sama keluarga apalagi mantan pacar juga tidak mau bertanggungjawab atas kehamilan ini,” ucapnya.

Adi haryanto